Tribun Lampung Barat

Tenaga Honorer K2 di Lampung Barat Pertanyakan Nasib: Paling Tidak PPPK Kalau Tak Jadi PNS

Tenaga honorer K2 di Lambar meminta kejelasan nasib masa depan mereka sebagai aparatur negara, telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun.

Tenaga Honorer K2 di Lampung Barat Pertanyakan Nasib: Paling Tidak PPPK Kalau Tak Jadi PNS
Tribunlampung.co.id/Ade
Mulyono Tenaga Administrasi SDN 1 Canggu 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ade Irawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMBAR - Tenaga honorer K2 di Lampung Barat (Lambar) meminta kejelasan nasib masa depan mereka sebagai aparatur negara.

Zilmiyati salah satu tenaga honorer K2, telah mengabdi sebagai tenaga administrasi di dinas pemkab setempat sejak tahun 2002 atau telah 17 tahun menjadi tenaga honorer.

"Sedih hati kami kalau baca berita untuk honorer K2. Kami juga bekerja layaknya PNS kok," kata Zilmiyati, Kamis (21/112019).

Dia mengaku, sudah 17 tahun menjadi tenaga staf administrasi. Kerjanya mengetik dan menyelesaikan pekerjaan administrasi lainnya.

"Dulu mana ada komputer, yang ada mesin ketik. Sampai bengkak tangan ngetik tiap hari. Padahal gaji yang diterima tidak seberapa. Jangan karena sudah serba digital kami dilupakan," ujar perempuan kelahiran 1974 itu.

Dia mengungkapkan alasan masih bertahan sebagai honorer K2, karena ingin jadi PNS.

Selain itu usia yang tidak muda lagi membuatnya bertahan menjadi honorer K2 ketimbang menganggur.

Zilmiyati tidak bisa mendaftar sebagai CPNS, hal itu dikarenakan batasan faktor umur.

Ia sudah menjadi tenaga honorer sejak tahun 2012.

Halaman
123
Penulis: Ade Irawan
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved