Nilai Anak di Sekolah Jelek, Bisa Jadi Alami Underachievement

Jika anak mendapatkan nilai jelek di sekolah, sebaiknya guru dan orangtua jangan langsung mengatakan anak itu tidak punya kemampuan.

Tayang:
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
GOODHOUSEKEEPING.COM/ GETTY IMAGES
Ilustrasi - Nilai Anak di Sekolah Jelek, Bisa Jadi Alami Under Achievement 

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Jika anak mendapatkan nilai jelek di sekolah, sebaiknya guru dan orangtua jangan langsung mengatakan anak itu tidak punya kemampuan.

Bisa jadi anak itu mengalami underachievement.

Kaprodi Psikologi Universitas Malahayati Octa Reni Setiawati, S.Psi, M.Psi mengatakan, underachievement adalah anak-anak yang memiliki kemampuan yang baik tapi capaian belajarnya tidak sesuai dengan kemampuan itu, terlihat dari nilainya yang jelek di sekolah.

Penyebab underachievement adalah standar yang diberikan orangtua pada anak terlalu tinggi.

Ketika memberikan standar, orangtua tidak fokus pada kemampuan anak.

Standar tinggi itu akhirnya membuat anak menjadi tertekan.

Penyebab lain, orangtua tidak sengaja membandingkan anak dengan teman-temannya atau kakaknya.

Membandingkan seperti dengan mengatakan kamu tidak terlalu pintar.

Kamu tidak seperti kakak kamu yang pintar.

Sehingga anak jadi memiliki label kalau dia tidak mampu dan tidak bisa.

"Saya pernah bertemu dengan anak yang sejak lama selalu dibilang tidak pintar karena nilai matematika anak itu jelek. Akhirnya anak itu memiliki ketakutan terhadap matematika," kata Octa.

Lalu setelah dilakukan tes kecerdasan kepada anak itu, ternyata anak itu memiliki kemampuan yang baik.

Kemampuan itu bisa membuatnya mendapatkan nilai baik.

Bahkan nilai 8 bisa didapatkannya .

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved