Ungkit Kasus Novel Baswedan, OC Kaligis Sebut Novel Sudah Bunuh Orang

Dalam sidang perdananya, ia mengungkapkan alasan mengungkit kembali kasus Novel Baswedan yang terjadi pada 15 tahun silam.

Ungkit Kasus Novel Baswedan, OC Kaligis Sebut Novel Sudah Bunuh Orang
Tribunnews
Ungkit Kasus Novel Baswedan, OC Kaligis Sebut Novel Sudah Bunuh Orang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - ADVOKAT senior OC Kaligis membeberkan alasannya menggugat Kejaksaan Agung, agar membuka kembali kasus pencurian sarang burung walet yang diduga melibatkan Novel Baswedan.

Gugatan OC Kaligis didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sejak 6 November 2019.

Gugatan tersebut teregister dalam nomor 958/Pdt.G/2019/PN JKT.SEL. Ia menggugat Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Bengkulu terkait wanprestasi kasus.

Menurutnya, ia hanya menuntut keadilan yang sama di mata hukum.

"Dia kan disiram air keras, dia setengah mati menuntut pemerintah, bagaimana dengan pembunuhan di Bengkulu?"

Jokowi Beri Deadline hingga Desember 2019 ke Kapolri Jenderal Idham Azis Ungkap Kasus Novel Baswedan

"Dia bunuh orang loh, Siahaan, sudah gelar perkara, tembak 4 orang."

"Satu mati, terus dia paksa anak buahnya untuk membuat keterangan seolah-olah anak buahnya yang nembak, tahu-tahu dia," beber OC Kaligis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Dia juga membantah tuntutannya tersebut hanya untuk melemahkan KPK.

Bagi OC Kaligis, kasus tersebut harus diteruskan oleh penegak hukum.

"Saya ini pengacara, kalau dia tuding sama saya, laporin saya ke polisi, selesai."

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Editor: taryono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved