Breaking News:

Tribun Pringsewu

Batik Kontemporer, Corak Warna Tak Beraturan tetapi Digemari Milenial dan Politisi

Batik kontemporer menjadi satu jenis Batik yang tren di Lampung sejak 2017 akhir.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Noval Andriansyah
tribunlampung.co.id/r didik budiawan c
Peserta didik MD Dance School mengenakan batik kontemporer kerajinan UKM Pringsewu, RamonesArt saat uji kompetensi, Sabru, 7 Desember 2019 di Kampung BW Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. 

Batik kontemporer di ibu kota Provinsi Lampung, Bandar Lampung, peminatnya tergolong tinggi.

Selain millenial, peminat Batik kontemporer di Bandar Lampung dari kalangan politisi.

Sebaliknya di Kabupaten Pringsewu, peminat Batik kontemporer hanya beberapa.

"Padahal diproduksi di Pringsewu," ungkap Mas Pi'i.

Batik kontemporer limited edition dibandrol dengan harga berkisar Rp 175.200 sampai dengan Rp 600.000 per helai.

Dalam rangka lebih mengenalkan Batik kontemporer kepada masyarakat Bumi Jejeama Secancanan, Mas Pi'i bekerja sama dengan pihak lain.

Supaya Batik kontemporer lebih familiar di masyarakat Kabupaten Pringsewu.

Pemkot Gelar Festival Desain Motif Batik Lampung hingga Solo Song Dangdut Koplo di Tugu Adipura

Seperti dengan MD Dance School, tempat pelatihan tari tradisional dan modern dance.

Terutama dalam melaksanakan Uji Kompetensi para anak didiknya.

Batik kontemporer Pringsewu menjadi kostum dalam ujian tari tradisional peserta didik MD Dance School, Sabtu, 7 Desember 2019 di Kebun Buah Naga Kampung BW, Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu. (tribunlampung.co.id/r didik budiawan c)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved