Gembong Narkoba Sembunyi di Rumah PNS, Dikejar dari Lampung hingga Aceh

Tim gabungan BNNP Lampung bersama BNN RI menangkap gembong narkoba di Aceh. Tersangka ditangkap saat sembunyi di rumah PNS.

Gembong Narkoba Sembunyi di Rumah PNS, Dikejar dari Lampung hingga Aceh
tribunlampung.co.id/hanif mustafa
Barang bukti narkoba jenis sabu seberat 41,6 kg diperlihatkan saat gelar perkara di kantor BNNP Lampung, Selasa (10/12/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tim gabungan BNNP Lampung bersama BNN RI menangkap gembong narkoba di Aceh.

Tersangka ditangkap saat sembunyi di rumah PNS.

Penangkapan Gembong Narkoba tersebut merupakan hasil pengembangan dari penggerebekan Transaksi Narkoba jenis sabu seberat 41,6 kilogram (kg) di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).

Dari penggerebekan tersebut, BNNP Lampung mengamankan 5 tersangka.

Tim BNNP kemudian mengejar otak pelaku hingga ke Aceh.

"Kami fokus jaringan yang mau menghancurkan provinsi Lampung. Kami ada niat terus mengungkap maka kami telusuri ke Aceh," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung Brigjen Pol Ery Nursatari, saat gelar perkara pada Selasa (10/12/2019).

Pengejaran hingga Aceh, lanjut Ery, dilakukan setelah tersangka Jefri Susandi mengaku mendapatkan sabu dari Muntasir.

7 Fakta Penggerebekan Transaksi Narkoba, Kurir Bawa Sabu Puluhan Kg Pakai Mobil Mewah

"Dia ini DPO, maka kami bersama Tim Tindak Kejar BNN RI bergerak melakukan pengembangan ke Provinsi Aceh pada Sabtu, 7 Desember 2019," katanya.

Ery menuturkan, Muntasir ditangkap sedang bersembunyi di sebuah rumah, yang beralamat Dham Ceukok Kecamatan Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Besadap.

"Diketahui, rumah tersebut milik PNS Lapas Kelas II Lambaro (atas nama Fatwa)," katanya.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved