Jenis Serum, Manfaat, dan Cara Penggunannya
dr Amelica Oksariani Dipl CIBTAC M Biomed (AAM) mengatakan, serum merupakan bagian dari serangkaian perawatan atau skin care.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Wanita yang sering melakukan perawatan kecantikan pasti sudah akrab dengan istilah serum.
Sebab hingga saat ini serum banyak dijual di pasaran.
dr Amelica Oksariani Dipl CIBTAC M Biomed (AAM) mengatakan, serum merupakan bagian dari serangkaian perawatan atau skin care.
Bisa berupa gel atau air.
Serum memiliki komposisi atau bahan aktif yang partikelnya lebih kecil dibanding krim.
• Agar Tak Salah Pilih, Ini Tips Memilih Serum untuk Kulit Berminyak
Sehingga daya serap atau bekerja lebih cepat dibanding dengan pelembab atau krim
Fungsi serum tergantung jenis serumnya.
Serum vitamin C merupakan serum yang paling banyak di pasaran.
Berfungsi untuk anti oksidan dan mencerahkan kulit.
Hanya saja serum vitamin C paling tidak stabil.
Artinya lebih cepat rusak jika teroksidasi dengan udara.
Serum anti aging biasanya berisi hyaluronic acid. Fungsinya untuk peremajaan kulit, membuat kulit lebih kenyal, dan menyamarkan kerutan halus.
"Ada juga serum untuk kulit berminyak dan berjerawat. Jadi didalam serum ditambahkan bahan aktif untuk mengurangi minyak dan mengempiskan jerawat," ujar Owner Amora Skin Clinic itu
Terbaru ada serum growth factor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dr-amelica-aaa.jpg)