Kisah Korban Longsor dan Banjir di Bandar Lampung
Rumah Suhendri roboh saat hujan deras yang melanda Bandar Lampung sepanjang Sabtu (28/12/2019) malam.
Ia mengatakan, tembok yang menimpa rumahnya tersebut merupakan bagian dari bangunan gudang milik perusahaan Bumi Waras.
"Jadi memang gak ada salurannya. Air mancur dari sela-sela fondasi, jadi hitungan menit ambrol pas air ujan air deras, gak kuat nampung air," tukasnya.
Supiah mengaku baru ditinjau dari pihak kelurahan dan BPBD Kota Bandar Lampung.
"Yah kalau tidur nanti gak tahu kemana mungkin di sini dulu (rumah Yanto)," tutupnya.
Lurah Bumi Kedamaian Ahyan mengatakan, pihaknya sudah meninjau lokasi.
"Kami sudah menghubungi perusahaan, hari ini (kemarin) mau ke lapangan. Bangunan yang roboh merupakan milik perusahan Bumi Waras. Mungkin perwakilannya yang akan ke sana, dan kami minta segera diperbaiki," tandasnya.
Perwakilan perusahaan BW yang datang berjanji akan segera memperbaiki kerusakan.
"Bukan kapasitas saya (berstatemen), yang jelas saya ke sini ninjau. Kami cek kerugian, yang penting akan segera diperbaiki," ujar dia.
• Yanto Beberkan Detik-detik Tembok 3 Meter Timpa 3 Rumah di Kedamaian
Longsoran Gunung
Jika di Kampung Sukamanjur rumah roboh akibat tertimpa tembok gudang, di Gang Kamboja, Serengsem, Panjang, sebuah rumah milik Hafiz (34) rusak akibat terkena longsoran Gunung Kubang.
Pemilik rumah menuturkan kejadian sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat itu ia dan penghuni rumah sudah terlelap tidur. Hujan lebat disertai petir ditengarai menjadi penyebab longsornya gunung yang berjarak hanya beberapa meter dari rumah.
"Tiba tiba ada suara petir dan rumah goyang seperti gempa. Setelah saya bangun dan lihat ke bawah ternyata dapur dan kamar mandi roboh kena longsoran," ujar Hafiz, Minggu (29/12/2019).
Hafiz, istri dan ketiga anaknya sontak terkejut.
Mereka yang saat kejadian berada di lantai atas bangunan langsung berupaya menyelamatkan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/longsor-di-kedamaian-44.jpg)