Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Bruntusan Agar Wajah Bersih dan Mulus
Wajah bersih dan mulus menjadi dambaan setiap wanita. Namun kenyataannya, berbagai permasalahan wajah sering dialami. Salah satunya bruntusan.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Wajah bersih dan mulus menjadi dambaan setiap wanita.
Namun kenyataannya, berbagai permasalahan wajah sering dialami. Salah satunya bruntusan.
dr Amelica Oksariani Dipl CIBTAC M Biomed (AAM) mengatakan, bruntusan merupakan jerawat-jerawat kecil bergerombol yang disebut dengan closed komedo.
Bruntusan dapat menyerang sejak usia pubertas 13 tahun.
Bruntusan sebenarnya merupakan whitehead atau komedo putih.
• Tren Makeup 2020, Cantik dengan Makeup Natural, Ini Cara Mengaplikasikannya
Komedo itu terbentuk karena minyak berlebih dan sel kulit mati masuk kedalam pori-pori yang terbuka dengan lubang pori-pori yang kecil.
Sehingga campuran minyak dan sel kulit mati tersebut tersumbat di dalam dan tidak teroksidasi.
Komedo putih disebabkan perubahan hormon yang umum menjadi pemicu tumbuhnya jerawat di wajah.
Perubahan hormon terjadi ketika memasuki masa puber, menstruasi, dalam masa kehamilan, hingga berhenti minum pil KB.
Kemudian kelebihan minyak di wajah yang bisa menyebabkan pori-pori wajah tersumbat.
Lalu penggunaan kosmetik atau skincare wajah yang memiliki kandungan kimia tertentu bisa saja membuat wajah bruntusan karena tidak cocok dengan kulit atau karena memiliki tipe kulit wajah sensitif.
Bisa juga disebabkan bakteri.
Pori-pori kulit yang tersumbat akan memudahkan sel kulit mati dan bakteri menumpuk di dalamnya, misalnya bakteri Propionibacterium acnes (P. acnes).
Selain komedo putih ada juga blackhead atau komedo hitam dan yang terbentuk karena adanya minyak berlebih, sel kulit mati, kotoran yang menumpuk, dan menyumbat pori-pori yang terbuka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dr-amelica-aaaa.jpg)