Tribun Lampung Barat

Desa Ketinggalan Susun APBDes Jangan Harapkan Dana Lebih

Okmal menegaskan, desa dan pekon yang tertinggal dalam penyusunan APBDes jangan berharap dapat dana lebih.

Desa Ketinggalan Susun APBDes Jangan Harapkan Dana Lebih
Tribun Lampung/Ade
Sosialisasi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Anggaran Dana Pekon (ADP) di GOR Aji Saka Sekuting Terpadu, Senin (6/1/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LIWA - Hingga Januari 2020, APBDes Lampung Barat belum juga disahkan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Barat Okmal mengatakan, kendala penyusunan APBDes ada pada penghitungan siltap alias penghasilan tetap kepala desa.

"Tidak usah menunggu perbup. (Tanggal) 31 Desember (2020) APBDes harusnya sudah jalan," kata Okmal dalam Sosialisasi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Anggaran Dana Pekon (ADP) di GOR Aji Saka Sekuting Terpadu, Senin (6/1/2020).

"Jangan bingung dalam rujukan penyusunan. Silakan pakai pagu tahun lalu saja. Jika berubah, kita ubah juga. Penyusunan sebenarnya tidak ada hambatan. Yang lama itu menghitung siltap," tambahnya.

Okmal menegaskan, desa dan pekon yang tertinggal dalam penyusunan APBDes jangan berharap dapat dana lebih.

Penyerahan APBDes untuk Dana Desa Ditenggat 21 Mei

Modus Palsukan Nota, Kades di Lampung Timur Selewengkan Dana Desa Rp 122 Juta

"Pekon yang tertinggal jangan harap dapat dana lebih besar. Pekon mandiri akan lebih besar dapat ADD-nya," ujarnya.

Dikatakan Okmal, fungsi camat memverifikasi penyusunan APBDes selama 20 hari.

Lebih dari itu disahkan secara hukum, tidak ada celah untuk menyandera.

"Fungsi camat itu verifikasi penyusunan APBDes. Waktunya 20 hari. Camat tidak mengevaluasi, itu sah secara hukum. Tidak ada lagi celah untuk menyandera," jelas dia.

Diketahui, tahun 2019 ADP pekon di Lambar sebesar Rp 55 miliar dan ADD Rp 127,188 miliar.

Sementara tahun 2020, ADP pekon di Lambar sebesar Rp 62 miliar dan ADD Rp 127,431 miliar. (Tribunlampung.co.id/Ade Irawan) 

Penulis: Ade Irawan
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved