VIDEO Bungker dan Gua Jepang di Bandar Lampung

Penjajahan Jepang selama 3,5 tahun di Indonesia, turut dirasakan masyarakat Lampung.

Tayang:
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Reny Fitriani

Jadi septic tank hingga tempat sampah

Di usianya yang sudah renta, kondisi bungker Jepang cukup memprihatinkan.

Menurut Burhannudin, beberapa bungker kini dialihfungsikan sebagai septictank, tempat pembuangan sampah, dan sebagian lagi dicor dengan semen hingga tidak dapat dimasuki kembali.

"Ada sih yang bisa dimasuki, di belakang dinas pendidikan, tapi itu semak-semak tinggi, takut jadi sarang ular," ujarnya.

Mulai dari awal kemerdekaan hingga saat ini, bungker-bungker tersebut dibiarkan terbengkalai.

Burhanuddin mengatakan, sekitar tahun 1980 atau 1990-an, ada orang dari dinas pariwisata yang mendata dan berjanji akan mengelola tempat tersebut.

Namun, realisasinya tak tampak hingga saat ini.

"Dulu saya terjun langsung. Saya bawa gambarnya. Saya kasih detail tempatnya, tapi ya sebatas itu aja," katanya.

Pria paruh baya itu mengatakan, ia tidak dapat berbuat banyak karena hal tersebut di luar kewenangannya sebagai warga biasa.

"Kita sebagai warga biasa nggak bisa selalu memperjuangkan itu (bungker), karena punya kehidupan pribadi dan keluarga juga," ujarnya.

Sebagai orang yang pernah berkunjung ke dalamnya, Burhanuddin mengaku meyayangkan kondisi tersebut karena tidak dapat diteruskan kepada anak cucunya di masa depan.

"Yah, mau digimanain lagi, pemerintah juga nggak ambil tindakan nyata buat melestarikan sejarah yang ada," terangnya.

Sejak saat itu, ia yang awalnya bersemangat melestarikan, kini lambat laun lempam.

Disebut angker

Peninggalan-peninggalan bersejarah tersebut diakui masyarakat setempat lumayan angker.

"Dulu kan ada jalan setapak di situ, jadi angker," ungkap Ketua RT, Kelurahan Gotong Royong, Ahmad Soleh (40).

Menurut Ahmad Soleh, sejumlah orang mengaku pernah melihat makhluk halus di wilayah tersebut.

Meski, hal tersebut belum bisa dipastikan.

Karena, banyak juga orang yang mengaku biasa saja saat melintas.

"Di depan bungker itu ada yang lihat buto ijo, tapi ada juga yang nggak pernah liat sama sekali," ungkapnya.

Keberadaan gua Jepang dan Bungker Jepang merupakan saksi bisu sejarah di Bandar Lampung. (tribunlampungwiki.com/kiki novilia).

Videografer Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar

Artikel ini telah tayang di Tribuntribunlampungwiki.com dengan judul Gua dan Bungker Jepang di Bandar Lampung

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved