Longsor di Bandar Lampung
Longsor di Kaliawi Terjadi Dini Hari Setelah 3 Jam Hujan Reda
Ketua RT 17 LK2 Kelurahan Kaliawi Kecamatan Tanjungkarang Pusat M Yunus menyatakan kejadian terjadi 3 jam setelah hujan reda.
Penulis: Joviter Muhammad | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bencana longsor yang menimpa satu rumah warga di Jalan Agus Salim Gang Kapten Abdul Wahab, Kemiling terjadi setelah hujan reda.
Ketua RT 17 LK2 Kelurahan Kaliawi Kecamatan Tanjungkarang Pusat M Yunus menyatakan kejadian terjadi 3 jam setelah hujan reda.
"Kira kira jam 01.00 dini hari. Karena sebagian warga sudah banyak yang tidur," ujar M Yunus, Senin (13/1).
Yunus menambahkan, tidak ada korban jiwa namun pemilik rumah Tukul mulyono (46) mengalami luka ringan di bagian pelipis mata.
Korban cepat dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
"Semalam langsung ke puskesmas, luka sampai 25 jahitan," katanya.
• BREAKING NEWS Longsor di Kaliawi Rusak Rumah Warga, Tembok Hancur Dihantam Bongkahan Batu Besar
• Wanita Hamil Korban Longsor Digotong Pakai Sarung untuk Berobat ke Puskesmas
• BREAKING NEWS Pelayanan Poliklinik RSU Ryacudu Kotabumi Lumpuh, Pasien: Tidak Ada Dokter
• Komisi II DPR RI Sebut Anggota KPU yang Kena OTT KPK Harus Diberi Sanksi Tegas
Ia mengatakan daerah tersebut memang rawan longsor.
Namun untuk material batu besar baru kali ini.
"Biasanya cuma longsoran tanah pondasi saja, ga sampe sebesar ini," jelasnya.
Rusak Rumah Warga, Tembok Hancur Dihantam Bongkahan Batu Besar
Bongkahan batu besar material longsor Gunung Bantahan, menimpa rumah warga di Jalan Agus Salim Gang Kapten Abdul Wahab, Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Senin (13/1) dini hari.
Rumah dihuni oleh Tukul Mulyono (46) beserta empat anggota keluarganya mengalami rusak berat.
Dinding tembok depan rumah hancur setelah dihantam batu berukuran 3x2 meter persegi.
Selain kerusakan, pemilik rumah mengalami luka ringan.
"Pelipis nya (Tukul) luka 25 jahitan," ujar adik pemilik rumah Ari Triningsi (43).