Demo Guru Honor di Lamteng

Komisi IV DPRD Lamteng Akan Panggil Dinas Pendidikan, Cari Tahu Data Pasti Guru Honorer

Komisi IV DPRD Lampung Tengah akan mencari tahu data pasti jumlah guru honorer di kabupaten Lamteng.

Komisi IV DPRD Lamteng Akan Panggil Dinas Pendidikan, Cari Tahu Data Pasti Guru Honorer
tribunlampung.co.id/syamsir alam
Puluhan guru honorer di Lamteng mendatangi kantor DPRD Lamteng untuk memperjuangkan nasibnya, Selasa (14/1/2020). Dalam waktu dekat, Komisi IV DPRD Lamteng akan panggil Dinas Pendidikan, untuk mencari tahu data pasti jumlah guru honorer di Lamteng. 

Guru SD itu juga menyinggung terkait mudahnya bidan PTT di Lamteng diangkat menjadi PNS.

"Kenapa bidan PTT mudah sekali untuk diangkat (sebagai PNS), sedangkan kami (guru honorer) sulit sekali untuk diangkat menjadi PNS. Bahkan nasib kami pun tidak jelas harus seperti apa," kata Sumarti.

Ia mengatakan, perbedaan nasib antara guru dan bidan menimbulkan kecemburuan sosial, untuk itu ia meminta para wakil rakyat dapat memperjuangkan aspirasi mereka.

"Kami mohon diperjuangkan, pak. Kenapa dari kesehatan mudah, sementara kami sulit. Ini kan menimbulkan kecemburuan. Padahal kita salah satu garda terdepan untuk mencerdaskan anak bangsa," keluhnya.

13 Tahun Mengabdi Jadi Guru Honorer Bergaji Rp 600 Ribu Sebulan, Yuli Berharap Diangkat PNS

Dari ribuan tenaga honor yang menerima insentif 6 bulanan, tak sedikit diantaranya yang sudah mengabdikan diri belasan tahun dan tetap bertahan dengan gaji pas-pasan.

Salah satunya Yuli Kartika (37), guru honor yang mengabdikan diri di SDN 1 Garuntang sudah menjadi pengajar sejak 13 tahun lalu.

"Iya dari gadis, dari gaji nggak seberapalah sampe sekarang udah lumayan ada perhatian dari pemerintah juga," bebernya diwawancara Tribunlampung.co.id sembari menunggu sesi masuk ke aula Gedung Semergou, Kamis (26/12/2019).

Diakuinya honor dari sekolah Rp 600 ribu per bulan dimana cair setiap tiga bulan sekali.

"Cairnya ya tiap periode dana BOS (bantuan operasional sekolah) cair," beber ibu dua anak ini.

Halaman
1234
Penulis: syamsiralam
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved