Demo Guru Honor di Lamteng

Komisi IV DPRD Lamteng Akan Panggil Dinas Pendidikan, Cari Tahu Data Pasti Guru Honorer

Komisi IV DPRD Lampung Tengah akan mencari tahu data pasti jumlah guru honorer di kabupaten Lamteng.

Komisi IV DPRD Lamteng Akan Panggil Dinas Pendidikan, Cari Tahu Data Pasti Guru Honorer
tribunlampung.co.id/syamsir alam
Puluhan guru honorer di Lamteng mendatangi kantor DPRD Lamteng untuk memperjuangkan nasibnya, Selasa (14/1/2020). Dalam waktu dekat, Komisi IV DPRD Lamteng akan panggil Dinas Pendidikan, untuk mencari tahu data pasti jumlah guru honorer di Lamteng. 

"(Kedatangan guru honorer ke DPRD), mereka meminta diangkat menjadi PNS dan honornya dinaikan. Ya gitulah, minta diperhatikan," ujar Sumarsono di selah kegiatan.

Lebih lanjut Sumarsono menjelaskan, terkait besaran honor para guru honorer sebesar Rp 100 ribu per bulan, menurutnya saat ini besaran angka tersebut diambil dari alokasi khusus.

"Saat ini honor untuk tenaga honorer hanya Rp 100 ribu per bulan, itu pun dialokasikan dari dana bantuan operasional sekolah (BOS). Akan kita usahakan (naik), tetapi kan harus punya duit (anggaran daerah)," bebernya.

Tekait keterbatasan anggaran daerah Lamteng, Sumarsono menjelaskan saat ini perlu dilakukan penggenjotan anggaran setiap tahunnya.

 

Perjuangkan Nasib

Puluhan guru honorer perwakilan dari 28 kecamatan di Lampung Tengah ngeluruk kantor dewan setempat, Selasa (14/1/2020).

Kedatangan para guru dalam rangka memperjuangkan nasib mereka kepada para wakil rakyat.

Alasannya, tidak ada kejelasan terkait pendapatan dan masa depan karier mereka.

Sumarti salah seorang guru honorer meminta agar DPRD dapat memperjuangkan nasib mereka.

Menurutnya saat ini semua yang telah ditugaskan pemerintah telah dijalankan dengan baik.

Halaman
1234
Penulis: syamsiralam
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved