Ayah dan Anak Rebutan Janda Muda, Cinta Segitiga Berakhir Tragis hingga Nursiah Terbunuh

Janda muda bernama Nursiah sempat coba diselamatkan warga, tapi nyawanya tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir

Tribun Kaltim
Ayah dan anak rebutan janda. FOTO Zaharuddin, pelaku pembunuhan janda muda di Balikpapan 

Bahkan saat melakukan aksi penganiyaan yang berujung pada kematian terhadap korban. Pelaku saat itu masih di bawah pengaruh narkoba.

"Ya pelaku ini memang juga pemakai narkoba ternyata dia baru saja mengkonsumsi narkoba. Sebelum kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban," kata Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi.

Bahkan kata Kombes Pol Turmudi pelaku masih di bawah pengaruh narkoba saat ditangkap polisi, sehingga dia nekat mengancam petugas saat dilakukan penangkapan.

"Jadi dia habis nyabu waktu itu makanya dia berani sama petugas. Ini akan kita kembangkan darimana dia dapat barang itu," pungkasnya

"Itu narkobanya dia ambil di gunung, gunung Bugis ada teman pelaku yang jual di sana, namanya Isman," katanya.

Saat digiring petugas menuju halaman kantor Mapolresta Balikpapan yang merupakan tempat pelaksanaan kegiatan rilis, Zahiruddin terlihat menggunakan kursi roda.

Didorong oleh petugas lantaran kedua kakinya lumpuh usai dihadiahi timah panas akibat melakukan perlawanan kepada petugas saat dilakukan penangkapan.

Tak berdaya duduk di kursi roda, Zahiruddin (33) pelaku pembunuh seorang janda berinisal NR (33) saat diamankan tim beruang hitam Polresta Balikpapan.
Tak berdaya duduk di kursi roda, Zahiruddin (33) pelaku pembunuh seorang janda berinisal NR (33) saat diamankan tim beruang hitam Polresta Balikpapan. (Kolase Tribunkaltim.co/Zainul)

Ayah Korban Ceritakan Keseharian Anaknya

Korban diketahui meninggalkan tiga Anaknya yang rata-rata masih sekolah. Anak korban yang paling kecil masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas 2.

Sementara Anak yang paling tua masih kelas 1 SMP.

Menurut pengakuan ayah korban, bernama Ihram (54), korban bekerja sendiri mencari nafkah. Untuk menghidupi ketiga orang Anaknya setelah ditinggalkan oleh suaminya sekitar dua tahun yang lalu.

"Anaknya itu tiga orang kasian paling kecil kelas 2 SD. Paling besar kakaknya kelas 1 SMP," katanya dengan mata yang berkaca-kaca.

Lebih lanjut ia menjelaskan semasa hidup Anaknya tidak pernah terlibat permasalahan serius dengan dirinya.

"Dia itu gak pernah bermasalah sama saya karena kan dia fokus cari kerja buat biayai Anak-Anaknya," lanjutnya

Sang ayah korban pun berharap. Pihak berwajib dapat melakukan pemberian hukum yang sepadan dengan Anaknya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved