Selingkuh dengan Wanita Bersuami, Mahasiswa di Mojokerto Tewas di Tangan Pembunuh Bayaran

Pembunuh Bayaran terlibat dalam kasus pembunuhan Mahasiswa di Mojokerto, Jawa Timur.

Selingkuh dengan Wanita Bersuami, Mahasiswa di Mojokerto Tewas di Tangan Pembunuh Bayaran
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung menunjukkan potret korban, Muhammad Syahrul Hafid. Selingkuh dengan Wanita Bersuami, Mahasiswa di Mojokerto Tewas di Tangan Pembunuh Bayaran. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pembunuh Bayaran terlibat dalam kasus pembunuhan Mahasiswa di Mojokerto, Jawa Timur.

Pembunuh Bayaran tersebut ternyata merupakan orang sewaan seorang suami, yang istrinya diduga selingkuh dengan sang Mahasiswa.

Perselingkuhan brondong Mojokerto dan seorang wanita berakhir tragis.

Sang brondong Mojokerto tewas akibat perbuatan suami dari kekasih gelapnya.

Pembunuhan pun melibatkan preman bayaran.

Istri Akui Selingkuh di Depan Hakim, Suaminya Dipenjara

Dituduh Selingkuh, Pria Kaget Saat Bangun Alat Vitalnya Bengkak hingga Dirawat di Rumah Sakit

Karyawan Dipecat Perusahaan Bisa Dapat Santunan dari Pemerintah, Berikut Aturannya

Beredar Foto Jenderal Polisi Pakai Sandal Jepit dan Celana Digulung, Sedang Duduk di Depan Meja

Diketahui, kasus pria Mojokerto menyewa Pembunuh Bayaran demi menghabisi nyawa seorang Mahasiswa baru saja terungkap.

Mahasiswa itu disebut menjalin asmara dengan istri si pria.

Aksi pria ini nekat ia lakukan lantaran terbakar api cemburu.

Pria itu adalah Ahmad Ali Mustofa (31) warga Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Dirinya menyewa Pembunuh Bayaran untuk menghabisi seorang Mahasiswa yang diduga selingkuh dengan istrinya.

Korban bernama Muhammad Syahrul Hafid (19) Mahasiswa asal Dusun Bendungan, Desa Tempuran, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Halaman
1234
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved