Lakalantas Maut di Tol Lampung

PT Hutama Karya Catat Ada 117 Kasus Lakalantas di Tol Lampung Selama 2019, 40 Persen karena Ngantuk

Kacab PT Hutama Karya Tol ruas Bakuheni–Terbanggi Besar Hanung Hanindito mengatakan, sejak diresmikan hingga akhir Tahun 2019, tercatat ada 117 kasus.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Unit Lakalantas Satlantas Polres Lampung Selatan
Kecelakaan di JTTS KM 53 Ruas Desa Kupang Curup, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan pada Kamis (6/2/2020) dini hari. PT Hutama Karya Catat Ada 117 Kasus Lakalantas di Tol Lampung Selama 2019, 40 Persen karena Ngantuk. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Faktor manusia (human) menjadi penyebab terbanyak kasus lakalantas yang terjadi di Tol lampung selama Tahun 2019.

Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol ruas Bakuheni–Terbanggi Besar Hanung Hanindito mengatakan, sejak diresmikan hingga akhir Tahun 2019, tercatat ada 117 kali lakalantas.

Menurut Hanung Hanindito, dari jumlah kasus lakalantas tersebut, faktor pengemudi mengantuk menjadi penyebab terbanyak yakni mencapai 40 persen.

“Faktor lainnya yakni kurang antisipasi atau lalai sebanyak 33 persen, dan faktor pecah ban sebanyak 22 persen,” kata Hanung Hanindito, Kamis (6/2/2020).

Untuk korban lakalantas, imbuh Hanung Hanindito, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka sebanyak 144 orang.

 BREAKING NEWS Lakalantas Maut di Tol Lampung, 2 Orang Meninggal Dunia

• Ibu Muda di Lamsel Tewas Ditusuk Begal Sadis di Kebun Jagung, Polisi Masih Buru Pelaku

 Ratusan Warga Kotabumi Terserang DBD, Terbanyak di RS Ryacudu Rawat 80 Pasien DBD

 Hujan Deras Mengguyur saat 2 Truk Colt Disel Bertabrakan di Tol Lampung

Imbauan PT Hutama Karya

Sebelumnya, pihak PT Hutama Karya Tol cabang ruas Bakauheni–Terbanggi Besar mengimbau kepada para pengguna jasa tol untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendaraan.

Imbauan tersebut disampaikan terkait dengan terjadinya lakalantas maut di Tol Lampung yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, pada Kamis (6/2/2020) dini hari.

Kacab PT HK Tol cabang ruas Bakauheni–Terbanggi Besar Hanung Hanindito meminta, para pengguna jalan tol untuk memperhatikan rambu-rambu yang terpasang di sepanjang jalur Tol Lampung.

“Kami imbau kepada pengguna jalan Tol Lampung untuk tetap mengutamakan keselamatan, bukan sekadar kecepatan. Kami imbau pengguna tol untuk tetap memperhatikan rambu-rambu,” kata Hanung Hanindito kepada Tribunlampung.co.id, Kamis (6/2/2020).

Hanung Hanindito mengatakan, bagi pengguna jalan yang berjalan beriringan dengan kendaraan lainnya, harap untuk memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lainnya.

“Jangan memaksakan diri untuk terus berkendara, jika kondisi fisik telah lelah atau mengantuk, lebih baik beristirahat sebenar di lokasi rest area sementara yang ada,” ujar Hanung Hanindito.

Hanung Hanindito juga mengingatkan, para pengendara untuk memperhatikan kondisi kendaraan sebelum masuk jalan tol.

Terutama, kata Hanung Hanindito, kondisi ban, mesin, rem dan instrumen kendaraan lainnya berfungsi dengan baik.

Hujan deras

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved