JC Ditolak KPK, Musa Zainudin Ajukan PK

Sebelum mengajukan PK, Musa Zainudin sempat mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC).

Kompas.com
Ilustrasi - Eks Ketua PKB Lampung dan anggota DPR RI Musa Zainudin (batik hijau) mengajukan peninjauan kembali (PK). Musa divonis hukuman pidana sembilan tahun penjara dalam kasus fee proyek infrastruktur Kementerian PUPR. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Terpidana kasus fee proyek infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Musa Zainudin mengajukan peninjauan kembali (PK).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan eks ketua PKB Lampung yang juga anggota DPR RI tersebut telah mengajukan PK.

"Musa Zainudin telah mengajukan PK," ujar Ali saat dihubungi Tribunlampung.co.id, Sabtu (8/2/2020).

Berdasarkan informas yang dihimpun Tribunlampung.co.id, sebelum mengajukan PK, Musa Zainudin sempat mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC). 

Dapat DAK Rp 40 Miliar, Syahbudin Setor Fee Rp 2,5 Miliar ke Musa Zainudin

Sikap Petinggi PKB Lampung Pasca Vonis Musa Zainudin, Soekarno Saja Pernah Pimpin Negara dari Sel

Bunyana di Sel Berkeamanan Maksimum, 4 Eks Anggota DPRD Lamteng Ditahan di Bandar Lampung

Kisah 5 Petugas Hadapi Amukan 12 Gajah Liar di Register 31 Semaka

Namun, JC yang ia ajukan ditolak olek KPK.

Dalam penilaian KPK, JC Musa Zainudin ditolak karena tidak memenuhi syarat yang diminta.

Diketahui, Musa Zainudin divonis hakim pada Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat dengan hukuman pidana selama sembilan tahun.

Selain pidana penjara, ia juga dikenai denda sebesar Rp 500 juta subsider tiga bulan penjara.

Musa juga diharuskan membayar uang kerugian negara sebesar Rp 7 miliar.

Uang tersebut berkenaan dengan yang ia terima dalam kasus yang menjeratnya.

Terdapat catatan dalam penggantian uang negara tersebut.

Catatan tersebut berbunyi jika tidak dibayarkan dalam kurun waktu satu bulan setelah putusannya berkekuatan hukum, harta dan benda anggota Komisi V DPR RI tersebut akan dilelang. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved