Dosen UIN Mataram Dikeroyok Puluhan Orang tak Dikenal

Kejadian itu bermula saat puluhan orang tak dikenal datang ke kampus UIN Mataram dan melempari gedung serta merusak fasilitas.

Kompas.com/Idham Khalid
UIN Mataram dirusak kelompok tak dikenal 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MATARAM - Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Fahrurozi menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan puluhan orang tak dikenal pada Minggu (1/3/2020) dini hari.

Wakil Rektor UIN Mataram, Nurul Yakin berada di lokasi kejadian saat insiden pengeroyokan terjadi.

Nurul dan Fahrurozi selesai menghadiri acara serah terima petugas keamanan yang telah menghabiskan masa kontrak.

Kejadian itu bermula saat puluhan orang tak dikenal datang ke kampus UIN Mataram dan melempari gedung serta merusak fasilitas.

Nurul yang juga orangtua Fahrurozi itu mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 00.30 WITA.

Pengeroyokan Brigpol Ahmad Jamhari, Polisi Sita Batu Berbagai Ukuran dan Botol Miras

NasDem Lampung Pastikan Pengeroyokan Johanes Tak Berkaitan dengan Partai

Balita Menjerit Sebut Nama Ibunya saat Dibakar Sang Ayah

Jadi Miliarder di Usia 25 Tahun, Pemuda Ini Ungkap Rahasia Jadi Kaya

"Saat itu saya foto saya film (ambil video), dia (orang tak dikenal) marah akhirnya dikejar saya. Karena saya dikejar, anak saya mencoba melindungi. Saya disuruh pergi, anak saya dikeroyok," kata Nurul saat dikonfirmasi di Mataram, Minggu (1/3/2020).

Akibat insiden tersebut, Fahrurozi mengalami luka pada bagian pelipis.

Nurul juga telah melaporkan kejadian ini ke Polresta Mataram.

Aksi puluhan orang tak dikenal itu membuat kaca gedung UIN Mataram pecah karena lemparan batu dan kayu.

Polresta Mataram telah menyelidiki kasus perusakan tersebut dan memeriksa sejumlah kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol M Taufik mengatakan, polisi telah mengidentifikasi pelaku.

"Kami mengimbau kepada warga sekiranya ini adalah perbuatannya silahkan menyerahkan diri ke kepolisian karena di dalam CCTV terlihat para pelakunya," kata Taufik.

Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar gedung yang rusak.

Akibat insiden ini, UIN Mataram ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 1 miliar. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved