Sidang Kasus Dugaan Suap Lampura

Eks Kepala ULP Lampura Ditertawakan Pengunjung saat Akui Terima Fee Proyek

Ngeyel proses lelang sudah sesuai prosedur meski ada kopelan, Karniadi ditertawakan saat ngaku dapat jatah fee proyek 0,5 sampai 1 persen.

Tayang:
Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Keenam saksi saat dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap fee proyek di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (2/3/2020).Eks Kepala ULP Lampura Ditertawakan Pengunjung saat Akui Terima Fee Proyek. 

"Memang siapa saja nama-nama dalam kopelan tersebut?" tanya JPU.

"Ada di antarannya mereka yang sudah jadi tersangka itu, Pak Hendra dan Candra, di antaranya itu," tandas Karnadi.

Pengeras Suara Mati

Persidangan perkara dugaan suap fee proyek Lampung Utara di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (2/3/2020), berlangsung hening.

Pasalnya, pengeras suara yang menghadap ke pengunjung sidang mati total.

Alhasil, para pengunjung hanya mendengar suara sayup-sayup.

Hanya pengeras suara di depan yang berfungsi.

"Iya nih gak denger. Suara speaker depan kecil. Ama suara batuk aja kalah," ujar salah satu pengunjung.

Suara pengunjung yang berbisik-bisik bisa mengalahkan suara saksi yang memberi keterangan.

Meski demikian, persidangan tetap berlangsung.

Dalam persidangan kali ini, JPU KPK menghadirkan enam orang saksi.

Keenam saksi tersebut yakni Karnadi (mantan kepala ULP 2016-2018), Hendri (PNS Kabag Hukum dan Plt Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Lampura), Ero Dakaromana (anggota Pokja UKMP), Merry Imelda Sari (mantan ketua Pokja ULP 2013-2018), Eka Chandra Hamid (anggota Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa), dan Syahirul Hanibal (mantan anggota Pokja ULP 2015-2017).

Sidang yang digelar di ruang Bagir Manan ini diagendakan dengan mendengarkan keterangan saksi.

Tiga terdakwa hadir lebih awal, yakni Raden Syaril alias Ami, mantan Kadisdag Lampura Wan Hendri, dan mantan Kadis PUPR Lampura Syahbudin.

Selang beberapa menit kemudian, disusul terdakwa Agung Ilmu Mangkunegara selaku bupati nonaktif Lampura.

Saat ditanya kondisinya, Agung mengaku sehat.

"Alhamdulillah sehat," ungkapnya sembari berlalu. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved