Breaking News:

Virus Corona

Cegah Virus Corona, Herman HN Ajak Warga Pakai Rempah Tradisional

Untuk itu, Pemkot Bandar Lampung akan meluncurkan kegiatan Gerakan Lawan Corona.

Tribunlampung.co.id/Ahmad Robi Ulzikri
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN seusai menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) di Gedung BPK Perwakilan Lampung, Senin (30/12/2019). Herman HN Pemkot akan meluncurkan kegiatan Gerakan Lawan Corona, Rabu (4/3/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengajak masyarakat menjaga pola hidup sehat serta senantiasa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari virus corona.

Untuk itu, Pemkot Bandar Lampung akan meluncurkan kegiatan Gerakan Lawan Corona.

Program kerja sama dengan Tim Penggerak PKK Bandar Lampung dan Tribun Lampung tersebut akan diluncurkan Rabu (4/3/2020) ini.

Gerakan Lawan Corona ini diwujudkan dalam kegiatan penyuluhan pola hidup sehat dan pembagian rempah-rempah tradisional kepada warga Bandar Lampung.

Hindari Virus Corona Jangan Pakai Tisu Basah, Diskes: Masker Hanya untuk Orang Sakit

Dampak Virus Corona, Investor Beralih Investasi Emas dan Yen

Istana Negara Disteril, Menteri dan Tamu Presiden Wajib Diperiksa Suhu Tubuh

Pagi Ini Bunda Eva Bagi-bagi Jahe dan Temulawak di Kaliawi, Benarkah Bisa Adang Virus Corona?

Rempah tradisional itu seperti jahe merah, kunyit, temulawak, serai, dan lainnya.

Pembagian akan dilakukan secara merata di seluruh kecamatan di Bandar Lampung. Untuk kegiatan Rabu pagi ini, dipusatkan di Kaliawi.

"Besok (hari ini) akan dibagikan ramuan herbal dari jahe merah, kunyit, dan beberapa bahan lokal lainnya untuk menguatkan daya tahan tubuh," kata Herman HN saat menerima kunjungan silaturahmi Tribun Lampung di ruang rapat wali kota, Selasa (3/3/2020).

Herman juga meminta masyarakat tidak perlu panik dan gaduh.

"Banyak olahraga supaya badan kita tetap kuat," tambahnya.

Herman juga mengingatkan agar masyarakat bijaksana mengenakan masker.

Jika sehat, tidak perlu memakai masker.

Biarlah masker diprioritaskan bagi orang sakit atau yang membutuhkan.

"Misal kita berada dalam pertemuan yang dihadiri 500-1.000 orang, barulah mungkin kita perlu mengenakan masker atau sedang bepergian jauh," ujarnya.

Hidup Sehat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved