Kesurupan Massal di Bandar Lampung
Pasca Kesurupan Massal di SMPN 22 Bandar Lampung, Sekolah Sepi Siswa Dipulangkan Lebih Awal
Pasca kejadian kesurupan massal yang dialami belasan siswa SMPN 22 Bandar Lampung sekolah langsung sepi.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Suami Ngamuk seperti Kesurupan, Curiga Istri Selingkuh hingga Dibacok di Depan Orang Banyak
Cemburu buta karena alasan istri tak setia alias selingkuh, suami tega membacok ibu dari anak-anaknya.
Peristiwa pembacokan dilakukan di depan anak yang masih berusia 6 tahun yang lari ketakutan melihat orangtua bertengkar.
Maria Ulfa (35), warga Pemangku I, Pekon Atar Kuaw, Kecamatan Batu Ketulis, Lampung Barat, harus meregang nyawa di tangan suaminya sendiri, Suyanto (39).
Suyanto tega membacok Maria Ulfa saat istri tercintanya itu sedang mencuci baju.
Suyanto kalap dan emosi hingga membacok istrinya diduga karena masalah perselingkuhan.
Bahkan, aksi Suyanto membacok istrinya itu dilihat anaknya yang masih berusia 6 tahun sampai-sampai sang anak lari ketakutan.
Kasus suami bacok istri di Lampung Barat itu terjadi Sabtu, 30 November 2019.
Kepala Desa (Peratin) Antar Kuaw, Lampung Barat Tri Aryogi menceritakan kronologi kejadian berawal ketika korban sedang mencuci baju di belakang rumahnya.
Secara tiba-tiba, lanjut Tri Aryogi, Suyanto membacok istrinya dari belakang.
Nahasnya, kata Tri Aryogi, aksi Suyanto tersebut disaksikan oleh anaknya yang masih berusia 6 tahun.
"Kemudian anak tersebut lari meminta pertolongan kepada warga, 'Bak bacok Mak', kata anak itu," ujar Tri Aryogi, Minggu (1/12/2019).
Meski mendapatkan serangan bertubi-tubi, kata Tri Aryogi, korban sempat melarikan diri dan meminta pertolongan.
"Korban setelah dibacok saat mencuci baju, sempat melarikan diri ke depan rumah untuk meminta pertolongan, namun korban terjatuh, dikejar pelaku dan dibacok-bacok lagi," ungkap Tri Aryogi.
Melihat kejadian tersebut, lanjut Tri Aryogi, warga yang berada di sekitar rumah korban mencoba membantu menenangkan Suyanto.