Tribun Pringsewu

Kejari Kebut Penanganan Perkara Korupsi RSUD Pringsewu

Kejari Pringsewu kebut penanganan perkara dugaan korupsi pembangunan gedung rawat inap kelas III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu.

Tribunlampung.co.id/Didik
Kasi Pidsus Kejari Pringsewu Leonardo Adiguna 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu kebut penanganan perkara dugaan korupsi pembangunan gedung rawat inap kelas III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pringsewu Leonardo Adiguna mengatakan, saat ini sedang menyusun rencana dakwaan terhada dua tersangka yang merugikan keuangan negara Rp 717 juta tersebut.

"Pemeriksaan terhadap saksi-saksi sudah selesai semua, sedang menyusun rencana dakwaan," ungkap Leonardo, Rabu, 18 Maret 2020.

Ditambahkan Leonardo, setelah rencana dakwaan selesai, baru melimpahkan ke tim jaksa peneliti.

"Bila jaksa peneliti oke, baru menerbitkan P21, kemudian kami serah terimakan tahap dua," kata Leonardo.

Soal Dugaan Korupsi RSUD Pringsewu, Begini Kata Kajari Baru

Penyidik Kejari Pringsewu Maraton Periksa Saksi-saksi Korupsi Bangunan RSUD Pringsewu

Stok Gula Langka, Bareskrim Temukan Sebuah Perusahaan Gula di Lampung Simpan 100 Ton Gula

Diskes Lambar Siapkan Posko dan Media Center Penanganan Virus Corona

Setelah itu, terus dia, dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan. Kejari Pringsewu telah menetapkan dua tersangka yang paling bertanggungjawab dalam dugaan korupsi gedung rawat inap kelas III RSUD Pringsewu.

Yakni MN dari pihak swasta sebagai penyedia jasa dan SR dari pihak pemerintah sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kejari Pringsewu mengumumkan dua tersangka tersebut pada 9 Desember 2019 kemarin. Bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Internasional.

Dimana kerugian negara yang diakibatkan atas korupsi pembangunan Gedung Rawat Inap Kelas III RSUD Pringsewu hampir Rp 1 Miliar.

Pastinya nilai kerugian negara tersebut Rp 717 juta. Kerugian itu atas nilai bangunan sebesar Rp 3,9 miliar.
Kerugian tersebut hasil dari penghitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Halaman
1234
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved