Tribun Bandar Lampung

Kadiskominfo Bandar Lampung Pastikan Belum Ada Instruksi Penyemprotan Pasar: Berita Itu Hoaks!

Beredar kabar akan ada penyemprotan massal di pasar-pasar tradisional di Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C
Ilustrasi - Salah satu tempat ibadah di Pesawaran disemprot disinfektan. Kadiskominfo Bandar Lampung Pastikan Belum Ada Instruksi Penyemprotan Pasar: Berita Itu Hoaks!. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Beredar kabar akan ada penyemprotan massal di pasar-pasar tradisional di Bandar Lampung.

Kabar tersebut beredar melalui pesan aplikasi Whatsapp (WA) pada Minggu (22/3/2020).

Nurbaya, warga Way Halim, mengaku sempat panik setelah mendapat kabar tersebut, sehingga ia bergegas menuju ke Pasar Way Halim.

"Banyak pemberitahuan WA grup bahwa toko swalayan dan pasar akan ditutup sementara mau disemprot," katanya, Minggu 22 Maret 2020.

Sejumlah Tempat Wisata di Lampung Mulai Tutup Akibat Wabah Virus Corona

2 Warga Pringsewu Meninggal Dunia karena DBD, Kadiskes: Sampai Akhir Februari 565 Kasus

Modus Kasih Subsidi Angsuran, Salesman Mobil di Bandar Lampung Tipu Korbannya hingga Miliaran

Baya pun mengaku tergesah-gesah ke pasar untuk membeli stok bahan makanan di pasar.

"Tadi cukup ramai di asar (Way Halim), biasanya sepi gara-gara ada virus corona, nah kalau gak belanja gak ada stok mau makan apa," tandasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Adinda, warga Kaliawi yang sempat resah mendapat kabar jika Pasar Tamin akan ditutup.

"Infonya Pasar Tamin mau ditutup sore ini (Minggu) makanya saya buru-buru belanja tadi," sebutnya.

Kabar tersebut akhirnya dibantah oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi memastikan, pesan yang beredar di WA grup tersebut tidaklah benar alias hoaks.

"Dipastikan berita tersebut hoaks dan tidak dapat dipertangungjawabkan, karena hingga sampai saat ini belum ada informasi atau surat edaran Wali Kota Bandar Lampung terkait hal tersebut," ungkapnya.

Ahmad Nurizki mengajak masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada.

"Mari sama-sama menjaga diri masing-masing, keluarga, dan sama-sama kita berdoa agar wabah ini (virus corona) segera berakhir," tandasnya.(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved