Breaking News

Kasus Corona di Lampung

Angkutan Umum Berikut Penumpang Disemprot Disinfektan di Perbatasan Bandar Lampung-Pesawaran

Suhaimi menyatakan, setiap hari ada 14 personel gabungan dari BPBD, Tagana, Dishub, Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri yang berjaga di pos tersebut.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Satgas Pencegahan Covid-19 menyemprot bus dengan menggunakan cairan disinfektan di depan Perumahan BKP, Bandar Lampung, Minggu (12/4/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Satgas Penanggulangan Covid-19 Lampung melakukan penyemprotan disinfektan di angkutan umum dan penumpang, Minggu (12/4/2020).

Salah satunya di pos penjagaan perbatasan pintu masuk Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Pesawaran, tepatnya di depan Perumahan Bukit Kemiling Permai (BKP).

Kasi Tanggap Darurat, Evakuasi dan Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung Suhaimi mengatakan, setiap angkutan umum seperti bus dan travel wajib berhenti untuk dilakukan pemeriksaan.

"Jadi penumpangnya kita suruh turun. Ada petugas yang mengecek suhu tubuh, selanjutnya mereka masuk ke bilik sterilisasi," ujar Suhaimi.

Mau Masuk ke Perumahan Ini Wajib Disemprot Disinfektan dan Pakai Hand Sanitizer

Cegah Corona, Pengendara Masuk Metro Wajib Disemprot Disinfektan

Bupati Pringsewu Sujadi Pantau Corona lewat Vicon

PDP Corona asal Lampung Utara Meninggal Dunia, tapi Bukan karena Covid-19

Satgas Pencegahan Covid-19 menyemprot cairan disinfektan di depan Perumahan BKP, Bandar Lampung, Minggu (12/4/2020).
Satgas Pencegahan Covid-19 menyemprot cairan disinfektan di depan Perumahan BKP, Bandar Lampung, Minggu (12/4/2020). (Tribunlampung.co.id/Deni Saputra)

Tidak hanya itu, lanjut Suhaimi, bagian luar dan dalam kendaraan juga disemprot cairan disinfektan.

Setelah melalui tahap tersebut, kendaraan baru dibolehkan untuk melanjutkan perjalanan.

Suhaimi menyatakan, setiap hari ada 14 personel gabungan dari BPBD, Tagana, Dishub, Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri yang berjaga di pos tersebut.

Sampai sejauh ini, lanjutnya, belum ditemukan warga yang terindikasi corona.

Namun, Suhaimi mengaku kerap mendapati beberapa penumpang bus yang suhu tubuhnya di atas normal.

"Ada beberapa warga suhunya mencapai 38 derajat. Tapi kita tidak bisa menyatakan ini gejala corona. Karena bisa saja pengaruh suhu di dalam bus sehingga ikut memengaruhi suhu tubuh penumpang," jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap menghimbau penumpang untuk menggunakan masker.

"Fokusnya memang arus masuk dari luar. Tapi kami juga melakukan penyemprotan terhadap kendaraan yang hendak keluar dari Kota Bandar Lampung," jelasnya.

Sementara itu, tampak sejumlah penumpang tertib mengikuti arahan petugas.

Setelah dicek suhu tubuh, satu per satu penumpang bus masuk ke bilik sterilisasi.

Bilik sterilisasi khusus bagi penumpang dewasa.

"Awalnya mau saya bawa masuk juga. Tapi gak boleh, karena masih kecil. Jadi cuma saya yang masuk," ujar Wati (35), penumpang bus. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved