Tribun Metro
Disnakertrans Metro: Karyawan Korban PHK Bisa Daftar Kartu Prakerja
Disnakertrans Metro memastikan tenaga kerja yang terdampak Covid-19 bisa mendaftar Kartu Prakerja di laman www.prakerja.go.id.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Metro memastikan tenaga kerja yang terdampak Covid-19 bisa mendaftar Kartu Prakerja di laman www.prakerja.go.id.
Kepala Disnakertrans Metro Rakhmat Zainudin menjelaskan, penerima Kartu Prakerja yang lolos akan mendapat bantuan Rp 3,5 juta.
Terdiri dari pelatihan online Rp 1 juta, uang saku Rp 600 ribu (selama empat bulan), dan Rp 150 ribu untuk tiga kali survei.
Namun, pihaknya belum mengetahui berapa kuota Kartu Prakerja di Metro.
• Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang II Dibuka 20 April, Simak Soal Tes Pendaftaran Agar Lolos
• Cerita Warga Bandar Lampung Sulitnya Daftar Kartu Prakerja secara Online
• Nyambi Jadi Driver Ojol, Mahasiswa Unila Diduga Terjangkit Corona Sempat ke Kampus
• Kendaraan Umum dan Penumpang Mau ke Bandar Lampung Wajib Disemprot Disinfektan
"Karena itu kan langsung program dari pusat yang akses, kami juga belum tahu jumlah yang daftar pasca-corona," bebernya, Minggu (19/4/2020).
Adapun pelatihan dilakukan secara online karena untuk menghindari penyebaran Covid-19.
Sementara peserta mengikuti pelatihan melalui Tokopedia, Bukalapak, Skill Academy, Kemenaker, Pintaria, Pijar, Sekolahmu, dan MauBelajarApa.
Terkait PHK, dari hasil pemantauan pihaknya mengaku belum ada PHK secara besar yang dilakukan di Metro.
Meski demikian, pihaknya telah menerima adanya laporan terkait karyawan yang dirumahkan atau PHK terkait corona.
Kabid Ketenagakerjaan Disnakertrans Metro Afrizal menjelaskan, laporan terkait dampak corona pada sektor usaha, ada tiga orang karyawan marketing pada salah satu vendor perusahaan android yang telah dirumahkan.
"Untuk laporan baru itu yang kita terima. Nah, untuk Kartu Prakerja kemarin kita sudah buka. Data awal yang kita kirim sekitar 191. Itu sebelum corona. Intinya, kami terus berkoordinasi dengan disnaker propinsi dan pusat," imbuhnya.
Bantu Sembako
Pemkot Metro mengapresiasi perusahaan swasta yang turut serta dalam memerangi penyebaran Covid-19.
"Kita sangat mengapresiasi. Banyak bantuan berupa alat pelindung diri (APD) dari pihak swasta. Kita berharap, donatur juga bisa memberi bantuan sembako. Tidak harus APD," beber Wakil Wali Kota Metro Djohan, Minggu (19/4/2020).
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat akan memasuki bulan Ramadan.
Masyarakat kurang mampu akan sangat membutuhkan bantuan, terutama sembako.
"Sembako tentu sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Kita mengapresiasi. Karena saat ini telah banyak bantuan yang diserahkan dari berbagai pihak swasta, terutama bantuan APD ke Pemkot Metro. Penyaluran akan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan," katanya. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kartu-pra-kerja-ilustrasi.jpg)