Berita Nasional

Napi Eks Asimilasi Tewas Dibunuh Tetangga Hanya karena Ketukan Pintu, Polisi: Pelaku Punya Utang

Napi eks asimilasi berinisial H itu harus Tewas setelah dibunuh oleh tetangganya sendiri, YP (35), lantaran utang piutang.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Napi Eks Asimilasi Tewas Dibunuh Tetangga Hanya karena Ketukan Pintu, Polisi: Pelaku Punya Utang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Beberapa hari belakangan, ramai pemberitaan tentang narapidana eks asimilasi yang kembali berulah setelah keluar dari penjara.

Namun, tidak untuk napi eks asimilasi di Banyuasin, Sumatera Selatan ini.

Napi eks asimilasi berinisial H itu harus Tewas setelah dibunuh oleh tetangganya sendiri, YP (35), lantaran utang piutang.

Nasib nahas menimpa pria berinisial H.

Baru merasakan udara kebebasan selama 10 hari, mantan narapidana tersebut Tewas dibunuh tetangganya sendiri, YP (35).

Kisah Pak RT di Bekasi Bingung Penerima Bansos Warga Bermobil, di Sumbar Nenek Tolak Bantuan

 Pria di Jawa Tengah Nekat Bunuh Diri Setelah Diusir Istri Sepulang dari Zona Merah Covid-19

 Pengusaha Bus Keluhkan Larangan Mudik Lebaran 2020: Pemerintah Mulai Nggak Jelas Nih!

 Gubernur Lampung Akan Tutup Jalan Tol Lampung Selama Larangan Mudik Diberlakukan

Peristiwa berdarah itu terjadi pada hari Kamis (16/4/2020).

H merupakan salah satu narapidana yang dibebaskan, lantaran adanya program asimilasi.

Ia kemudian menghampiri rumah pelaku yang berada di Kecamatan Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. 

Usut punya usut, H awalnya datang ke rumah pelaku untuk menagih hutang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Mariana AKP Agus Irwanto. 

Berdasarkan pemeriksaan sementara, YP diketahui berutang kepada korban sebesar Rp 500.000,00.

Namun saat didatangi, YP sedang tertidur pulas.

Kepada polisi, YP mengaku emosi dengan ketukan pintu korban.

Ia merasa korban mengetuk pintu keras-keras hingga membangunkan tidurnya.

Ambil pisau dan bunuh korban

Halaman
123
Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved