Kasus Corona di Lampung
Hasil Uji Swab PDP Asal Metro Negatif Corona
PDP yang dirawat di RS Immanuel telah dipulangkan karena hasil uji swab yang bersangkutan dinyatakan negatif dari corona.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kota Metro yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Immanuel Bandar Lampung dinyatakan negatif corona.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Metro Nasir AT mengatakan, PDP yang dirawat di RS Immanuel telah dipulangkan karena hasil uji swab yang bersangkutan dinyatakan negatif dari corona.
Untuk diketahui, PDP sejak November 2019 tak lagi tinggal di Kota Metro, meski masih memiliki rumah.
Namun tinggal di Lampung Utara.
Meski demikian, biaya perawatan akan ditanggung Pemkot Metro jika yang bersangkutan negatif karena secara administrasi tercatat sebagai warga Bumi Sai Wawai.
• UPDATE Corona di Lampung 3 Mei, 50 Positif, 81 PDP, 3.243 ODP
• Metro Kembali Rawat Satu PDP, Pasien Miliki Riwayat Penyakit Paru-paru
• Menwa Raden Intan Lampung Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Pandemi Corona
• Polres Metro Ringkus Seorang Wanita Konsumsi Sabu Bersama 2 Pria
Sementara terkait PDP berjenis kelamin perempuan warga Metro Pusat yang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Ahmad Yani, Nasir mengaku, kondisi hingga saat ini semakin membaik kendati masih menjalani perawatan.
"Jadi, PDP kita saat ini tinggal satu. Nah, kita lagi menunggu hasil uji swab pasien yang telah dikirim ke Provinsi Lampung dan diteruskan ke Palembang. Memang dari rapid test kemarin kan positif, tapi uji itu kan tingkat kepercayaannya rendah," bebernya, Senin (4/5/2020).
Karena itu, Gugus Tugas Covid-19 Metro menunggu hasil uji swab untuk kepastian positif atau negatifnya PDP dari virus corona.
"Kalau untuk keluhan itu pasien sakit biduran, terus ada batuk tapi tidak sesak. Dan kita harap hasil tes swabnya itu negatif," imbuhnya.
Nasir menambahkan, agar masyarakat Kota Metro terus mengikuti imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan untuk selalu menjaga jarak dan menggunakan masker serta cuci tangan sebagai upaya mencegah covid-19 di Bumi Sai Wawai.
30 Personel
Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati mengaku pihaknya bersama jajaran Pemkot dan TNI menempatkan sebanyak 30 personel untuk memantau kebijakan physical distancing di pasar-pasar wilayah setempat.
"Jadi 30 personil itu berjaga setiap harinya. Jadi kami tidak sendiri, ada gugus tugas, ada TNI, Dinas Pasar dan Dinas Perhubungan. Kita bersama-sama mengamankan dan menjaga kebijakan yang sudah diterapkan," tuturnya.
Karena itu, pihaknya meminta pedagang dan masyarakat untuk mengerti dan mengikuti arahan terkait jaga jarak covid-19. Karena kebijakan tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan dari seluruh pihak yang terlibat.
"Personil dan kebijakan di lapangan dilakukan untuk membantu semua pihak, pedagang dan masyarakat, agar kegiatan pasar berjalan baik tanpa ada kekhawatiran. Sehingga penyebaran corona bisa dicegah," tuntasnya. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)