Tribun Metro
Gugus Tugas Metro Lacak 64 Warga yang Pernah Kontak dengan Pasien Corona
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Metro melacak 64 warga yang terdata pernah melakukan kontak dengan pasien positif corona
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Metro melacak 64 warga yang terdata pernah melakukan kontak dengan pasien positif corona di wilayah setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Adrianti mengatakan, dari data pelacakan sebanyak 109 warga pernah melakukan kontak dengan pasien. Dimana sebanyak 45 masyarakat telah dilakukan rapid test dengan hasil non reaktif.
"Untuk 45 orang itu terdiri dari rekan-rekan tempat pasien positif bekerja, tetangga yang pernah melakukan kontak, dan pihak keluarga. Semua hasilnya non reaktif. Nah, kita masih mencari 64 warga lainnya yang tercatat pernah melakukan kontak," bebernya.
• Tenaga Medis di Bandar Lampung Protes Rapid Test Khusus Wartawan
Ia mengaku, 64 warga yang dicari tidak terdata secara rinci dimana tempat tinggalnya. Hanya tercantum nama dan asal kelurahan. Untuk itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak kelurahan yang ada di wilayah setempat.
"Tapi kita sudah koordinasi dengan pihak kelurahan untuk mencari nama dan alamat 64 warga tadi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat mereka bisa ditemukan untuk segera dilakukan pemeriksaan rapid test," imbuhnya, Jumat (8/5).
• Sempat Pulang, Pasien 01 Covid-19 Metro Kembali Diisolasi di RSUD Ahmad Yani
Sementara terkait kondisi pasien pertama positif COVID-19 Kota Metro, Erla menjelaskan, hingga saat ini kondisi semakin membaik. Pasien akan terus menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Ahmad Yani sampai ditetapkan sembuh dari corona.
Diketahui, Kota Metro merawat pasien positif covid-19 berjenis kelamin wanita berusia 53 tahun, setelah sebelumnya berstatus PDP. Pasien bekerja pada salah satu Puskesmas di Kecamatan Metro Timur sebagai bidan dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah yang terpapar virus.
Bantu Warga
Pada sisi lain Wakil Wali Kota Djohan memberi bantuan kebutuhan pokok kepada Alamudin (44), warga yang menumpang tinggal di perumahan guru SDN 9 Metro Timur.
"Memang dengan kondisi seperti saat ini banyak warga kesulitan ekonomi karena dampak covid-19 yang menyeluruh. Tapi kita harus tetap optimis menjalani hidup, demi keluarga," beber Djohan kepada Alamudin dalam rilis.
Ia meminta, agar masyarakat tetap berusaha dan semangat melawan pandemi corona. Dan terus mematuhi anjuran pemerintah serta berdoa agar musibah bisa cepat berakhir dan kehidupan bisa seperti sedia kala lagi.(Tribun Lampung/Indra Simanjuntak)