Tribun Lampung Selatan

Lewat Bakauheni Harus Rapid Test, KKP Kenakan Biaya Rp 250 Ribu

Ratusan warga yang sempat tertahan di Pelabuhan Bakauheni akhirnya bisa menyeberang setelah melakukan rapid test mandiri.

Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Penumpang yang hendak pulang kampung ke Jawa menumpuk di Pelabuhan Bakauheni karena tidak bisa menyeberang, Rabu (13/5/2020). Lewat Bakauheni Harus Rapid Test, KKP Kenakan Biaya Rp 250 Ribu 

Kasiran, warga asal Pati, Jawa Tengah, salah satu yang sedang menunggu di pelabuhan.

Ia mengaku sudah 2 hari berada di Pelabuhan Bakauheni bersama rekan-rekannya. Mereka tidak bisa menyeberang ke Merak.

Ia sendiri bekerja di sebuah perusahaan perkebunan sawit di Jambi.

Tetapi perusahaan tempatnya bekerja melakukan perumahan sejumlah karyawan.

Dirinya termasuk yang terkena program perumahan.

"Angkutan kami tidak bisa menyeberang. Namun saya dan teman-teman sudah mendaftar untuk pendataan di posko cek poin pintu masuk pelabuhan. Tetapi untuk bisa menyeberang harus rapid test untuk memastikan tidak terkena covid-19. Sekarang sedang nunggu antrean rapid test. Dari pagi belum dipanggil-panggil," kata dia.

Bambang, pekerja di sebuah perusahaan di Riau mengaku hendak pulang ke Banyumas, Jawa Tengah.

Ia sudah sejak Kamis (14/5/2020) siang kemarin tiba di Bakauheni.

Menurut dirinya, ia sempat bermalam di sebuah rumah makan.

Baru kembali turun ke pelabuhan pada pagi kemarin.

“Sudah dua hari ini tertahan. Ini katanya harus rapid test dan bayar Rp 250 ribu untuk pengganti alatnya,” kata Bambang.

“Mau diapakan lagi. Katanya prosedurnya harus begitu. Bahkan tadi petugas bilang, seharusnya kita malah tidak dibolehkan untuk menyeberang kalau menurut aturan,” ujar pria paruh baya ini.

Sebagian para warga yang tertahan ini mengaku tidur dan beristirahan di rumah makan.

Ada juga yang beristirahat di SPBU serta ada pula yang di pelabuhan Bakauheni.

Antre di Dinkes

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved