Kasus Corona di Lampung

2 Tenaga Kesehatan di Pesawaran Positif Covid-19

Konfirmasi positif tersebut setelah uji swab yang hasilnya diinformasikan 24 Mei 2020.

Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Kabupaten Pesawaran Dr. Aila Karyus. 2 Tenaga Kesehatan di Pesawaran Positif Covid-19 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Dua tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Pesawaran positif Covid-19.

Konfirmasi positif tersebut setelah uji swab yang hasilnya diinformasikan 24 Mei 2020.

"Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, ada dua orang dinyatakan positif Covid 19," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pesawaran dr Aila Karyus, Rabu, 27 Mei 2020.

Ditambahkan Aila, kedua nakes yang dinyatakan positif tersebut Ny.T.Kh (58) dan Ny.EL (45).

Keduanya menjadi kasus konfirmasi positif Covid-19 yang ke 05 dan ke 06 untuk Bumi Andan Jejama.

"Pasien selama ini kondisi fisiknya baik dan tidak bergejala, tidak punya riwayat perjalanan sebelumnya dari daerah terjangkit," ungkapnya.

UPDATE Kasus Corona di Lampung, 4 Pasien Positif Covid-19 Sembuh

UPDATE Corona di Bandar Lampung, Positif Corona 45 Kasus, Sembuh 22

Pria Tanpa Identitas Tewas Diduga Tertabrak Kereta Api di Kotabumi

Bupati Agung Ilmu Mangkunegara Bantah Semua Kesaksian Syahbudin

Diketahuinya dua nakes positif Virus Corona ini bermula dari upaya deteksi dini dan penjaringan serta antisipasi penularan Covid-19 di Kabupaten Pesawaran.

GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran telah menginstruksikan untuk skrining dengan rapid test terhadap orang yang berisiko tinggi.

Seperti pemudik/pendatang yang sedang dalam pemantauan.

Selain itu kepada tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dikatakan Aila, pelaksanaan Rapid Test antara lain di salah satu pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang berada di ibu kota Kabupaten Pesawaran, yakni Kecamatan Gedongtataan.

Rapid Test tersebut dilaksanakan pada 13 Mei 2020 kepada 114 tenaga kesehatan (nakes).

Tidak hanya itu, Rapid Test juga dilakukan kepada 73 pemudik.

Rapid Test menghasilkan 11 orang yang reaktif.

Atas temuan orang yang reaktif tersebut, kemudian tim melakukan tracing.

Alhasil jumlah yang reaktif bertambah 9 orang.

Sehingga hasil Rapid Test tersebut mendapati sebanyak 20 orang reaktif.

"Semua kondisinya baik dan tidak menunjukkan gejala, mereka berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala)," kata Aila.

Kemudian, diambil lah Swab seluruh orang yang kedapatan reaktif berdasar hasil uji Rapid Test. Swab dilaksanakan dalam beberapa tahap.

Hasil pengambilan swab yang pertama terhadap delapan orang, dua dinyatakan positif Virus Corona. Sementara hasil swab yang lainnya belum keluar.

Imbau Nakes Jalankan Protokol Kesehatan

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pesawaran Dr. Aila Karyus mengimbau kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) agar selalu menjalankan protokol kesehatan.

Terutama pada waktu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Baik itu nakes di Puskesmas, Rumah Sakit, klinik swasta, praktek dokter, praktek bidan, maupun praktek perawat.

"Karena bila banyak tenaga kesehatan yang terpapar virus ini, dan harus isolasi 14 hari, siapa lagi yang akan melayani kesehatan masyarakat," tukasnya.

Kepada masyarakat, Aila meminta supaya jujur dalam memberi keterangan kepada petugas kesehatan pada waktu pemeriksaan kesehatan.

"Pakailah masker, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun, tetap di rumah bila tidak ada keperluan mendesak, serta berperilaku hidup bersih dan sehat," pintanya. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved