Kasus Corona di Lampung
Hasil Tes Swab 14 Orang di Tanggamus Negatif Covid-19, Bupati Imbau Tetap Jaga Kesehatan
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tanggamus menyatakan 14 orang di Tanggamus negatif virus corona atau Covid-19, setelah dilakukan tes swab.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tanggamus menyatakan 14 orang di Tanggamus negatif virus corona atau Covid-19, setelah dilakukan tes swab.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tanggamus Dewi Handajani, saat jumpa pers di Sekretariat Covid-19, Rabu (27/5/2020).
Menurut Dewi, dari 14 orang tersebut terbagi dua, yakni 13 orang warga Kecamatan Pulau Panggung yang kontak erat dengan pasien 01 Tanggamus, yang kini telah meninggal.
Sedangkan satu orang petugas kepanduan kapal di Kota Agung.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan Balai Laboratorium Kesehatan Lampung Nomor 800/58/V/POS.027/V/2020 dinyatakan sampel swab dari Tanggamus dengan rincian, dari Kecamatan Pulau Panggung sebanyak 13 sampel, Kota Agung satu sampel, seluruhnya dinyatakan negatif," ujar Dewi, Rabu (27/5/2020).
• 9 Rumah di Tanggamus Rusak Berat Akibat Ombak Air Laut dan Banjir Rob, 6 Keluarga Mengungsi
• BREAKING NEWS Bupati Nonaktif Lampura Dicecar Jaksa KPK soal Jabatan Syahbudin, Tim Sukses?
• BREAKING NEWS Rumah Panitera Pengadilan Negeri Tanjungkarang Dilempar Bom Molotov, Tetangga Kaget
• Banjir Rob dan Gelombang Tinggi, Nelayan di Lampung Selatan Diminta Tak Melaut dan Waspada
Untuk 13 sampel dari Pulau Panggung, lanjut Dewi, mereka adalah yang memiliki kontak erat dengan pasien 01 Tanggamus.
"Mereka adalah keluarga, lalu orang-orang yang berhubungan langsung, sampai orang yang mengurus jenazah," jelas Bupati Tanggamus tersebut.
"Bagi mereka ada 25 orang yang dites dengan rapid test dengan hasil non reaktif."
"Sisanya 13 orang dilakukan pengambilan sampel swab untuk pengungkapan dengan metode PCR pada 22 sampai 23 Mei 2020," imbuh Dewi.
Hasil tes swab langsung dikirimkan ke Balai Laboratorium Provinsi Lampung pada 23 Mei 2020.
Pada saat bersamaan, lanjut Dewi, Tim Gugus Tugas mengambil sampel swab terhadap pegawai PT Pelindo di Pelabuhan Teluk Semaka, Kota Agung.
Selanjutnya, Dewi mengungkapkan, Tim Gugus Tugas Covid-19 masih menantikan hasil swab terhadap satu orang dari klaster Temboro, Magetan, Jawa Timur.
Sampel itu dikirim ke laboratorium di Palembang.
"Kami juga masih menunggu hasil swab dari seorang warga yang sebelumnya sudah dikirim ke Palembang," ujar Dewi.
Selanjutnya, kata Dewi, bagi 14 orang yang sudah keluar hasil tes swab, tetap diminta isolasi mandiri selama 14 hari.
Sedangkan untuk surat kesehatan, terus Dewi, hanya sebatas untuk dokumentasi Tim Gugus Tugas Covid-19.
Dewi memastikan, informasi tentang Covid-19 di Tanggamus, akan terus dipublikasikan terkait perkembangan, penanganan dan lainnya.
Hal itu, menurut Dewi, untuk membangun kewaspadaan masyarakat dan tidak menganggap enteng Covid-19.
"Informasi akan disampaikan seakurat mungkin, jangan ada yang ditutupi, sebab demi kebaikan bersama dan keselamatan bersama."
"Masyarakat juga dapatkan informasi sejelas-jelasnya," tegas Dewi.
Dewi juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga protokol kesehatan guna mencegah tertular Covid-19.
"Seperti memakai masker, selalu menjaga jarak, menghindari keramaian atau kerumunan, membiasakan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer," kata Dewi.
Apabila ada masyarakat yang merasakan gejala-gejala seperti batuk atau sesak nafas, kata Dewi, agar segera mengubungi aparat pekon, petugas gugus tugas pekon dan petugas kesehatan.
"Tentunya hal itu untuk dilakukan penafsiran dan monitoring status kesehatannya," terang Dewi.
Dewi juga mengimbau, kepada masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap keluarga terkonfirmasi Covid-19.
"Tetaplah bersikap humanis, dan jangan menghindari mereka secara berlebihan," tandas Dewi.
Selanjutnya dengan hasil negatif terhadap ke-14 orang, Dewi mengharapkan jangan jadikan sebagai euforia hingga menyebabkan lengah terhadap Covid-19.
"Kami berharap meski sudah ada kasus 01 jangan sampai ada kasus baru, maka pertahankan dengan cara melakukan pencegahan untuk Covid-19," kata Dewi.
Jumpa pers tersebut dihadiri Wakil Bupati AM Safi'i, para Asisten Bupati, Inspektur Erlina, Kadiskes Taufik Hidayat, Kepala BPBD Ediyan M Thoha, Kadiskominfo Sabaruddin. Lalu Kejari Tanggamus David P Duarsa, Kasat Intelkam AKP Samsuri mewakili Kapolres, Dandim Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo.(tribunlampung.co.id/tri yulianto)