Kasus Corona di Lampung
6 Warga Pesawaran Terkonfirmasi Covid-19 Sembuh, Termasuk 2 Tenaga Kesehatan
Aila menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran dalam menanggulangi Virus Corona.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Dua Tenaga Kesehatan (Nakes) Kabupaten Pesawaran yang sebelumnya positif Covid-19 dinyatakan sembuh.
Yakni, Ny TKH (58) dan Ny EL (45).
Kabar kesembuhan dua nakes ini diinformasikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pesawaran dr Aila Karyus.
"Berdasar hasil pemeriksaan swab yang kedua, negatif," ungkap Aila, Senin, 1 Juni 2020.
Sedangkan satu nakes lainnya yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan warga Bandar Lampung.
• Lagi, 1 Tenaga Kesehatan di Pesawaran Positif Covid-19, Total 3 Nakes Jadi Pasien Positif Corona
• Tak Mau Kalah Anak-anaknya Berkelahi, 2 Pria di Tanggamus Saling Tabrak dan Bacok
• Gelapkan Uang Perusahaan Rp 79 Juta, Oknum Salesman di Lampung Utara Diamankan Polisi
• Motor Amar yang Digasak Pelaku Curanmor Baru Kredit 7 Bulan
Sehingga penanganannya menjadi kewenangan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung.
Oleh karena itu lah, saat ini tidak ada lagi warga Kabupaten Pesawaran yang mendapatkan perawatan dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.
"Dari data yang kita miliki, ada enam warga Kabupaten Pesawaran yang terkonfirmasi positif Covid-19. Terdiri dari 4 warga Kecamatan Gedong Tataan dan 2 warga Kecamatan Teluk Pandan. Semua sudah dinyatakan sembuh, termasuk dua tenaga kesehatan kita," ujarnya.
Aila menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran dalam menanggulangi Virus Corona.
Antara lain, sosialisasi pencegahan dan mitigasi penularan Covid-19, sterilisasi/ desinfeksi tempat umum dan fasilitas sosial, penyiapan sarana dan prasarana kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, APD Petugas Medis dan Non Medis).
Kemudian penutupan tempat wisata, pelaksanaan rapid test, pendirian posko skrining (screening), pembagian masker, pemantauan dan penanganan ODP, PDP, OTG serta pasien terkonfirmasi positif.
Bahkan, tambah dia, bukan hanya terkait pencegahan dan penanganan Covid-19, upaya yang dilakukan juga terkait dampak ekonomi terhadap masyarakat akibat pandemi tersebut.
Dalam rangka penanganan dampak ekonomi dan social sebagai imbas dari pandemi, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran melaksanakan berbagai kegiatan.
Antara lain subsidi pengamanan bahan pangan dengan sasaran pedagang dan IKM.
Kemudian penyediaan bahan pangan social safety net keluarga miskin yang memiliki dampak resiko sosial akibat Covid-19, pemberian bantuan berupa beras kepada keluarga miskin terdampak Covid-19 diluar penerima PKH, dan santunan bantuan sosial bagi PMKS 200 orang (lansia, anak terlantar, disabilitas).
Lalu, santunan ahli waris jika ada korban meninggal dunia akibat Covid-19, dan santunan bantuan jaminan hidup bagi keluarga terdampak Covid-19.
Pasien Positif Covid-19 Asal Teluk Pandan Pesawaran Sembuh
Pasien positif corona di Kabupaten Pesawaran sembuh.
Yakni tuan B warga Kecamatan Teluk Pandan.
B yang tadinya terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh oleh tim medis.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pesawaran dr Aila Karyus mengatakan, B dinyatakan sembuh setelah menjalani pemeriksaan.
"Berdasarkan pemeriksaan RT PCR yang dilakukan kepada pasien B selama dua kali, hasilnya negatif," ungkap Aila, Jumat, 22 Mei 2020.
Dikatakan Aila, sebelumnya pasien B dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan Swab, hingga akhirnya dirawat di Rumah Sakit Bandar Negara Husada.
"Saat ini tuan B sudah pulang, namun demikian, tuan B harus tetap melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari kedepan," katanya.
Disamping itu, Aila menyampaikan, ada satu warga asal Kecamatan Gedong Tataan yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab, 8 Mei 2020 silam.
Yakni pasien berinisial WY.
Menurut Aila, WY sebelumnya dinyatakan reaktif berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid test yang dilakukan di salah satu Rumah Sakit Swasta di Lampung Selatan oleh perusahaan tempatnya bekerja, 6 Mei 2020.
Pemeriksaan rapid test itu diberlakukan bagi seluruh karyawan.
Atas hasil tersebut, YW kemudian diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.
Hasil Rapid Test itu dilaporkan ke Dinas Kesehatan Lampung Selatan.
"Dikarenakan tuan WY beralamat di Gedong Tataan maka Dinas Kesehatan Lampung Selatan melaporkan hal ini ke Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran," ungkapnya.
Atas koordinasi tersebut, Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap WY.
Selanjutnya Tim surveilans Kabupaten Pesawaran dan Puskesmas Gedong Tataan melakukan pengambilan swab.
Pihak WY sangat kooperatif dan bersedia untuk dilakukan swab dan diisolasi mandiri dirumah, karena tanpa gejala.
WY ditetapkan statusnya sebagai OTG dan positif covid19, saat ini dirawat di RS Bandar Negara Husada.
Selain Swab, Tim GTPP Covid 19 Kabupaten Pesawaran melakukan tracing terhadap keluarga pasien.
Berdasarkan hasil Rapid Test yang dilakukan kepada 3 orang keluarganya, semuanya Non Reaktif.(Tribunlampung.co.id/Robertus Didik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/istri-sopir-pribadi-pasien-virus-corona-di-pesawaran-dinyatakan-positif-covid-19.jpg)