Puting Beliung di Bandar Lampung

Barang Berharga Tak Bisa Diselamatkan, Korban Puting Beliung di Pulau Pasaran Harapkan Bantuan

Habibah, korban puting beliung di Pulau Pasaran, Kelurahan Kotakarang, Kecamatan Telukbetung Timur mengharapkan bantuan.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Soma
Kondisi rumah Habibah korban puting beliung di Pulau Pasaran. Barang Berharga Tak Bisa Diselamatkan, Korban Puting Beliung di Pulau Pasaran Harapkan Bantuan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Korban puting beliung di Pulau Pasaran, Kelurahan Kotakarang, Kecamatan Telukbetung Timur mengharapkan bantuan dari pemerintah setempat.

Hal tersebut dikatakan oleh Habibah selaku pemilik rumah kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (2/6/2020).

"Hampir semua barang berharga tidak bisa diselamatkan. Untuk saat ini adanya bantuan yang mungkin paling keluarga kami harapkan," ujar Habibah. 

"Sisanya terbang dan hanyut terbawa arus laut," tambahnya.

Berdasarkan pantauan Tribun di lapangan, nampak hanya puing-puing kayu yang tergeletak di sana.

BREAKING NEWS Dihantam Angin Puting Beliung, Rumah Semi Permanen di Pulau Pasaran Tinggal Puing

Ditinggal Belanja, Satu Unit Sepeda Motor Raib Digondol Maling

BREAKING NEWS Jenazah Bocah Hanyut di Kedamaian Akhirnya Ditemukan 

Raut wajah sedih nampak dari pemilik rumah yang tengah menangisi kondisi kediamannya yang luluh lantak akibat dihantam angin puting beliung. 

Habibah pun hanya bisa menangis sambil menatap puing-puing reruntuhan dari pinggir laut.

"Hari ini, sudah diselamatkan apa yang bisa diselamatkan. Kemudian hanya bisa menatap puing-puing ini," ujarnya, Selaa (2/6/2020).

Menurutnya tak perlu waktu lama untuk membereskan kekacauan yang ada.

"Ga perlu waktu lama, karena memang tidak banyak yang bisa diselamatkan," jelasnya.

Dalam merapikan rumahnya, ia mengatakan dirinya dibantu oleh warga sekitar.

Tinggal Puing

Satu unit rumah semi permanen di Pulau Pasaran, Kelurahan Kotakarang, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung tinggal puing akibat dihantam hujan deras disertai angin puting beliung yang terjadi pada Senin, (1/6/2020) sore.

Menurut, Habibah, pemilik rumah, kejadian nahas yang dialaminya tersebut terjadi secara spontan.

"Kemarin, sekitar jam 2 sore tiba-angin kencang menghantam rumah. Memang sebelum itu saya sempat melihat ada pusaran angin puting beliung dari daerah laut," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved