Tribun Bandar Lampung
Cari Atlet Taekwondo Usia Dini, Komunitas THJC Berdiri Sejak 2014
Ketua THJC Bayaniyan Thuba mengatakan, THJC memiliki program pencarian bibit atlet taekwondo dengan beberapa pendekatan.
Penulis: Debby Rizky Susilo | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Taekwondo Harapan Jaya Club (THJC) merupakan perkumpulan atau klub yang bergerak di bidang pengembangan taekwondo di Lampung.
THJC juga menjadi tempat pencarian bibit-bibit atlet taekwondo di Lampung.
Ketua THJC Bayaniyan Thuba mengatakan, THJC memiliki program pencarian bibit atlet taekwondo dengan beberapa pendekatan.
"Untuk pengembangan taekwondo, kami melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah hingga membuka dojang (tempat latihan). Selain itu, THJC juga melakukan kegiatan pengkaderan untuk leader yang akan menjadi pengurus dan melanjutkan pengembangan Taekwondo di Lampung," ujar Bayaniyan Thuba kepada Tribun, Rabu (3/6/2020).
THJC berdiri pada 5 Juli 2014 di Way Kandis. Pada awal berdirinya THJC digagas oleh atlet-atlet taekwondo di Lampung, salah satunya adalah Ahmad Ade Guardo yang kini menjadi pembina THJC.
• Komunitas Ikamm Pringsewu, Wadah Mahasiswa Berdayakan Kampung Halaman
• Ikut Tawuran, 2 Siswi di Bandar Lampung Diamankan Polisi
• BREAKING NEWS Pelaku Penganiayaan di Lampura Dibekuk, Adelia Hunuskan Pisau ke Korban Seusai Cekcok
• Cerita Warga Bandar Lampung Bikin Game Edukasi dengan Tema Virus Corona Pertama di Indonesia
"Awal kami berdiri dengan membuka dojang di MAN 1 Bandar Lampung. Singkat cerita dari itu terus berkembang hingga 6 tahun ini menghasilkan atlet dan senior sabuk hitam dan merah, sehingga terbentuklah sebuah klub seperti sekarang ini," jelas Bayan.
THJC menargetkan pencarian atlet taekwondo pada usia dini. Hal ini membuat THJC membuka cabang dojang di SD, SMP, SMA dan beberapa perguruan tinggi di Lampung.
Kegiatan salah satu klub taekwondo besar di Lampung ini adalah latihan rutin yang diadakan di dojang-dojang dan mengadakan kejuaraan taekwondo setiap dua bulan sekali.
"Kami juga mengadakan ujian kenaikkan tingkat/sabuk setiap 3 bulan sekali. Tidak hanya itu, sering kami kirimkan anggota untuk mengikuti kejuaraan nasional mauoun internasional," tutur Bayan.
Terbaru dari THJC mengikuti Taekwondo International Championship Paku Alam ke-2 di Yogyakarta pada 19-20 Oktober 2019.
Tidak hanya itu, THJC juga kerap bekerja sama dengan komunitas sedekah untuk melakukan kegiatan sosialnya.
Dikarenakan pandemi covid-19, THJC membatalkan keikutsertaannya pada kejuaraan Tarkwondo CK di Malaysia.
Belajar Disiplin
Muhammad Ilham Afandi atau yang biasa disapa Pandi merupakan anggota aktif THJC.
Ia mendalami seni bela diri asal Korea ini karena ketertarikannya untuk mendapatkan prestasi di luar akademiknya.
"Awalnya mengikuti taekwondo untuk mendapatkan prestasi nonakademik. Kebetulan taekwondo juga banyak teman-teman yang ikut," ujar Pandi.