Tribun Bandar Lampung

Gang Pasemah Digenangi Air Luapan Sungai, Warga: Biasanya hingga 2 Meter

Hujan deras membuat Gang Pasmah 1 Lambang Cendana, Jalan Pagar Alam, Kedaton, dekat SMPN 34 Bandar Lampung, tergenang, Jumat (5/6/2020) sore.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Elin
Hujan deras membuat Gang Pasmah 1 Lambang Cendana, Jalan Pagar Alam, Kedaton, dekat SMPN 34 Bandar Lampung, tergenang, Jumat (5/6/2020) sore. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Hujan deras membuat Gang Pasmah 1 Lambang Cendana, Jalan Pagar Alam, Kedaton, dekat SMPN 34 Bandar Lampung, tergenang, Jumat (5/6/2020) sore.

Elin, warga setempat, mengatakan, setiap hujan deras dipastikan rumahnya digenangi air dari sungai yang meluap.

"Tadi untungnya hujan nggak lama. Tetapi Rabu lalu saat hujan, airnya naik semakin tinggi," katanya.

Menurutnya, ketinggian air sungai bisa mencapai 1,5 meter hingga 2 meter.

Elin mengaku sudah pernah melayangkan surat ke Wali Kota Bandar Lampung Herman HN.

Pembangunan Perumahan Dinas Bank Mandiri di Bandar Lampung Picu Banjir dan Longsor

9 Rumah di Tanggamus Rusak Berat Akibat Ombak Air Laut dan Banjir Rob, 6 Keluarga Mengungsi

Dikira Mau Rampok ATM, Oknum Polisi di Lampung Dipergoki Pakai Sabu

3 Kecamatan di Bandar Lampung dengan Kasus Covid-19 Terbanyak, Panjang Nomor Satu

Luapan sungai membuat rumah warga Gang Pasmah 1 Lambang Cendana, Jalan Pagar Alam, Kedaton, kemasukan air, Jumat (5/6/2020) sore.
Luapan sungai membuat rumah warga Gang Pasmah 1 Lambang Cendana, Jalan Pagar Alam, Kedaton, kemasukan air, Jumat (5/6/2020) sore. (Dok Elin)

Namun, hingga kini belum ada tanggapan.

Sementara ketua RT yang rumahnya juga terkena banjir, sudah membuat surat ke lurah dan camat.

Elin berharap Pemkot Bandar Lampung segera merespons dengan melakukan pengerukan sungai.

"Mohon perhatian, Pak Wali. Karena kita sudah lelah. Karena setiap banjir tidak pernah ada yang tahu," sesalnya.

Banjir juga dialami warga Kaliawi saat hujan deras.

Umar, warga Jalan Agus Salim, Gang Langgeng, Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, mengatakan, wilayahnya selalu banjir saat hujan mengguyur.

"Sungai Awi sudah sangat dangkal dan perlu dikeruk. Pas hujan, pasti kami selalu kebanjiran," katanya.

Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id, banjir juga terjadi di Gang Persada dan MAN di bilangan Jalan Pangeran Antasari.

Kabid SDA Dinas PU Bandar Lampung Rizky Agung mengatakan, pihaknya sudah melakukan normalisasi sungai.

"Terima kasih atas informasinya. Secepatnya kami akan mengecek sungai tersebut," ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved