Kasus Corona di Indonesia

Hasil Rapid Test Pria di NTT Reaktif Hamil Buat Keluarga Marah

Mereka marah lantaran hasil rapid test keluarga mereka Ariyanto Boik adalah reaktif hamil.

Editor: wakos reza gautama
AFP/Chaideer Mahyuddi
Ilustrasi - Petugas kesehatan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) mengambil sampel darah saat melakukan rapid test Covid-19 kepada para siswa di SMK Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Sibreh, Aceh, Kamis (11/6/2020). Rapid test dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya siswa yang terpapar virus corona (Covid-19). Pulang dari Sukabumi, 8 Anggota Polisi di Yogyakarta Positif Terinfeksi Virus Corona. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, ROTE NDAO - Hal aneh terjadi pada seorang pria bernama Ariyanto Boik.

Pria asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur ini, menjalani rapid test.

Namun hasil yang keluar Ariyanto reaktif hamil.

Ini membuat sejumlah orang menggeruduk lokasi karantina Rusun Ne'e, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Mereka marah lantaran hasil rapid test anggota keluarga mereka yang bernama Ariyanto Boik adalah reaktif hamil.

Hari Ketiga Rapid Tes di Puskesmas, Kadiskes: Belum Ada Laporan Peserta yang Reaktif

Viral Video Tik Tok Pejabat Joget di Atas Meja Pura-pura Tiup Seruling Bersama Seorang Wanita

Viral Gadis Penjual Gorengan Cah Ayu, Kini Menganggur Usahanya tak Semulus Videonya

Heboh Pernikahan Sesama Jenis di Sulsel, Perempuan Nikah Siri dengan Perempuan

Berawal rapid test ketika diisolasi

Peristiwa ini bermula ketika seorang pria asal Kabupaen Rote Ndao bernama Ariyanto Boik menjalani isolasi di rumah susun setempat.

Ariyanto diisolasi karena memiliki riwayat perjalanan dari wilayah berisiko.

Betapa terkejutnya Ariyanto dan keluarganya saat mendapati hasil rapid test.

Berdasarkan laporan hasil laboratorium rumah sakit setempat, hasil rapid test Ariyanto adalah reaktif hamil.

Keluarga geruduk tempat karantina

Keluarga yang geram dengan hasil tes tersebut langsung menggeruduk lokasi karantina.

Mereka ingin meminta penjelasan dari petugas perihal hasil reaktif hamil tersebut.

"Kami minta petugas jangan main-main dengana penyakit ini, karena sudah memakan banyak korban," kata salah seorang anggota keluarga, Naomi Toulasik.

Keluarga geruduk tempat karantina di rusun di Rote Ndao NTT
Keluarga geruduk tempat karantina di rusun di Rote Ndao NTT (Kompas.com)

Ia menduga, petugas medis di Rusun Ne'e tak menjalankan tugas dengan baik.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved