PPDB di Lampung
Pedagang Seragam dan Perlengkapan Sekolah Keluhkan Sepi Pembeli
akibat wabah corona yang menyebar hingga belahan dunia termasuk di Bandar Lampung membuat usaha seragam sekolah menurun drastis.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pendafaran Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD akan diselenggarakan 15-20 Juni mendatang.
Namun akibat wabah corona yang menyebar hingga belahan dunia termasuk di Bandar Lampung membuat usaha seragam sekolah menurun drastis.
Hingga jelang ajaran baru pedagang seragam sekolah di kota tapis berseri ini masih sepi pembeli.
"Memang tahun ini kan adanya pandemi Covid-19, penjualan baju seragam juga tidak seramai tahun sebelumnya," ujar salah seorang pedagang grosir pakaian sekolah di Pasar Tengah Sistyo kepada Tribun Lampung, Minggu (14/6/2020).
Jika diukur perbandingannya dari tahun lalu, maka saat ini penurunan penjualan mencapai 50 hingga 70 persen.
• SDN 1 Sukarame Hanya Layani 60 Pendaftar PPDB per Hari
• BREAKING NEWS Tagihan Listrik Melonjak, Warga Geruduk Kantor PLN Pringsewu
• Menikah Sudah Bisa di Gedung, Tamu Maksimal 30 Orang, Kepala KUA Bisa Tolak Pencatatan Akad
Sebab tahun ajaran sebelumnya dalam sehari bisa datang lebih dari lima pembeli pakaian seragam.
Kalau sekarang ini hanya satu atau dua orang saja yang masuk untuk membeli pakaian seragam sekolah tersebut.
Saat ini animo masyarakat untuk membeli perlengkapan ataupun seragam sekolah berkurang.
Adapun seragam sekolah tidak berubah untuk sekolah dasar Rp 55 ribu per pasang.
Seragam SMP Rp120 ribu per pasang jenjang SMA Rp125-150 ribu per pasangnya.
Saat ini para pembeli belum begitu antusiasnya karena anak sekolah belajar di rumah.
Pedagang lainnya Antik menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada lonjakan yang signifikan pembelian tersebut.
"Belum ada lonjakan pembeli, dan stok buku tulis juga masih banyak," katanya
Kalau biasanya masyarakat sudah bersiap kalau tahun ajaran baru mulai itu beramai-ramai ketokonya untuk belanja peralatan seragam dan perlengkapan belajar.