Breaking News:

Sidang Kasus Dugaan Suap Lampura

Terdakwa Suap Fee Proyek Lampung Utara Kompak Minta Maaf kepada Keluarga

Bupati nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara memohon maaf kepada masyarakat, keluarga, anak serta istrinya.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Bupati nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara saat membacakan nota pembelaan pada persidangan kasus suap fee proyek Lampung Utara secara teleconfrance di Ruang Bagir Manan, Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (17/6/2020). Terdakwa Suap Fee Proyek Lampung Utara Kompak Minta Maaf kepada Keluarga. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bupati nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara memohon maaf kepada masyarakat, keluarga, anak serta istrinya.

Ia juga mengaku menyesal dan khilaf telah menggunakan uang sebesar Rp 1,475 miliar yang bukan haknya.

Hal tersebut diungkapkan Agung saat membacakan nota pembelaan dalam perkara suap fee proyek Kabupaten Lampung Utara di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (17/6/2020).

Agung membacakan pembelaan dari Rutan Way Huwi.

Dalam sidang pembelaan itu, Agung hanya mengakui telah menerima uang Rp 1,475 miliar dan uang tersebut sudah dikembalikan.

Namun ia membantah telah menerima uang gratifikasi sebesar Rp 77,5 miliar sebagaimana disebut dalam berkas tuntutan jaksa.

Bank Lampung Ajukan 3 Nama Direksi, Tinggal Tunggu Uji Kelayakan dan Kepatutan

Pasien Covid-19 di Lampung Sembuh 100 Persen, 48 Pasien Positif di RSBNH Sudah Pulang

Sebelumnya, Agung dituntut 10 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, serta membayar uang pengganti Rp 77,5 miliar.

Hak politik Agung juga dicabut selama 4 tahun setelah menjalani pidana pokok.

Dalam sidang tuntutan pada 9 Juni lalu, Agung dinyatakan secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi berlanjutan.

Selain Agung, tiga terdakwa lainnya juga membacakan nota pembelaan secara telekonferensi, kemarin.

Halaman
1234
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved