Tribun Tulangbawang
Mayat Anonim Laki-laki Ditemukan di Perairan Kuala Teladas Tuba, Berikut Ciri-cirinya
Mayat anonim tersebut ditemukan nelayan pada Selasa (30/06/2020), sekitar pukul 10.00 WIB.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, DENTE TELADAS - Mayat anonim berjenis kelamin laki-laki kembali ditemukan di perairan Kuala Teladas Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang.
Mayat anonim ini ditemukan telungkup tanpa busana di pantai hutan mangrove, Tanjung Parit 4, Dusun Kali Baru, Kampung Mahabang, Kecamatan Dente Teladas.
Kapolsek Dente Teladas AKP Rohmadi, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro, mengatakan, mayat anonim tersebut ditemukan nelayan pada Selasa (30/06/2020), sekitar pukul 10.00 WIB.
"Mayat anonim ini pertama kali ditemukan oleh Bisri Fatoni (25), warga Dusun Kali Baru, Kampung Mahabang," ujar Rohmadi, Rabu (01/07/2020).
Saat mendapati ada mayat, Bisri lalu memberitahu peristiwa tersebut kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua RT setempat.
Ia lantas menghubungi pihak kepolisian.
• Geger Penemuan Mayat tanpa Kepala di Perairan Kuala Teladas Tulangbawang
• Sekeluarga Pasien Covid-19 di Lampung Sembuh, Termasuk Bayi 5 Bulan
• Winarti: Rumah Ibadah Jangan Jadi Klaster Baru Covid-19
Polisi yang mendapat informasi penemuan mayat ini, langsung menghubungi petugas Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) Polres Tulangbawang.
Sekitar pukul 14.00 WIB, mayat anonim tersebut berhasil di evakuasi dan langsung dibawa menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala untuk dilakukan autopsi.
Kapolsek menjelaskan, hasil identifikasi yang dilakukan petugas di TKP, didapat ciri-ciri mayat dengan tinggi badan sekitar 160 cm.
Kondisi mayat dalam keadaan utuh dan tanpa busana.
Tangan kiri memakai gelang warna hitam dan terdapat tulisan KENT pada gelang tersebut.
Tubuh mayat sudah dalam keadaan membusuk.
Kepala dan bagian muka dalam keadaan terkelupas.
Kulit mulai mengelupas dan tulang jari-jari tangan kiri dalam keadaan membusuk.
Kapolsek mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya sesuai dengan ciri-ciri di atasi agar segera datang ke RSUD Menggala guna proses penyelidikan lebih lanjut.