Tribun Tulangbawang
Siswi SMA di Rawajitu Digilir 3 Petani di Rumah Kosong
Tiga petani di Kecamatan Rawajitu Selatan dibekuk polisi lantaran menggagahi siswi SMA berinisial AG (17).
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RAWAJITU - Tiga petani di Kecamatan Rawajitu Selatan dibekuk polisi lantaran menggagahi siswi SMA berinisial AG (17).
Ketiga tersangka yakni Wahyu Triono (24), warga Kampung Karya Jitu Mukti, Kecamatan Rawajitu Selatan; Bayu Saputra (23), dan Nur Muhammad Badarudin (21), warga Kampung Yudha Karya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang.
Kapolsek Rawajitu Selatan Iptu Mahbub Junaidi mengatakan, ketiga pelaku ditangkap di rumah masing-masing, Sabtu (4/7/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.
Kapolsek menjelaskan, ketiga pelaku ditangkap atas laporan MI (54), warga Kampung Karya Jitu Mukti, Kecamatan Rawajitu Selatan.
"Ketiga tersangka ini telah menyetubuhi anak kandung MI berinisial AG, yang masih berstatus pelajar SMA," ungkap Junaidi, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro, Minggu (5/7/2020).
• BREAKING NEWS Bukannya Melindungi, Anak Korban Perkosaan di Lamtim Malah Dicabuli Oknum Kepala UPT
• Janda di Pringsewu Kaget Ada Pria Masuk Kamarnya Tengah Malam
• Bocah di Kotabumi Dicabuli Pria Kesepian
• Oknum Petugas Lembaga Anak di Lampung Perkosa dan Jual Remaja Korban Pencabulan
Junaidi menjelaskan, aksi pemerkosaan itu bermula pada Kamis (9/4/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat itu, seorang pelaku bernama Wahyu Triono mengajak korban ke sebuah rumah kosong di Kampung Yudha Karya Jitu.
Lantaran sudah lama kenal, korban tidak merasa curiga sama sekali.
Rupanya, di rumah kosong itu Wahyu malah mengajak korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri.
Korban pun menolak ajakan Wahyu dengan melakukan perlawanan.
Namun, dengan segala bujuk rayunya, Wahyu akhirnya berhasil memperdaya korban.
"Korban sempat menolak ajakan pelaku. Tetapi pelaku terus berusaha merayu korban hingga akhirnya berhasil melakukan hubungan layaknya suami istri dengan korban sebanyak satu kali," beber Junaidi.
Setelah aksi pertamanya berhasil, ternyata Wahyu ketagihan.
Seminggu kemudian, Kamis (16/4/2020) sekitar pukul 09.30 WIB, Wahyu kembali mengajak korban ke rumah kosong tersebut.
Entah kenapa, korban mau saja diajak ke rumah itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/siswi-sma-di-rawajitu-digilir-3-petani-di-rumah-kosong.jpg)