PPDB 2020

Tak Terima Anaknya Tak Lolos PPDB 2020, Mobil Kadisdik Dicegat Ratusan Wali Murid

Ratusan wali murid di Padang mencegat mobil Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Padang Habibul Fuadi.

KOMPAS.com/PERDANA PUTRA
Puluhan emak-emak orangtua siswa mencegat mobil Kadisdik Padang Habibul Fuadi, Selasa (7/7/2020). Tak Terima Anaknya Tak Lolos PPDB 2020, Mobil Kadisdik Dicegat Ratusan Wali Murid. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ratusan wali murid di Padang mencegat mobil Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Padang Habibul Fuadi.

Hal tersebut lantaran para Orangtua tersebut tak terima anaknya tidak lolos PPDB 2020.

Kejadian ratusan wali murid mencegat mobil Kadisdik tersebut terjadi pada Selasa (7/7/2020).

Pencegatan tersebut dilakukan di Kantor DPRD Padang.

Aksi tersebut dipicu karena tidak lolosnya anak-anak wali murid dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah menengah atas (SMP) negeri di wilayah tersebut.

"Agiah (beri) jawaban, Pak Kadis," teriak para wali murid.

Kisah Jenderal Hoegeng, Mantan Kapolri yang Selalu Naik Sepeda Onthel dan Tak Mau Dikawal

 24 Lembaga Negara Dihapus, Masih Ada 96 yang Dikaji untuk Dibubarkan

 2 Jenderal Polisi Bintang Dua Bela Terdakwa Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan, Saya Heran

 Tol Trans Sumatera Kurang Anggaran Rp 386 Triliun, Presiden Jokowi Minta Cari Terobosan Pembiayaan

Mulanya, peristiwa pencegatan tersebut bermula saat ratusan orang tua menggeruduk kantor DPRD Padang pada Selasa (7/7/2020).

Mereka menunggu hasil pertemuan antara DPRD dan Dinas Pendidikan Padang terkait dengan sistem PPDB 2020.

Sekaligus, para wali murid tersebut juga ingin menyampaikan aspirasi mereka mengenai PPDB 2020.

Banyak di antara mereka yang melayangkan protes lantaran anaknya tidak lolos seleksi PPDB SMP di Padang.

Akhirnya, mereka pun mengejar mobil Kadisdik Habibul Fuadi saat hendak meninggalkan gedung DPRD Padang.

Mayoritas Orangtua tersebut pun mendesak Habibul memberikan jawaban atas protes mereka.

Tak mampu di sekolah swasta

Saat aksi pencegatan Kadisdik Padang tersebut terdapat sejumlah Satpol PP Padang yang berusaha menghalau protes para Orangtua.

Seorang wali murid bernama Yeni (48) mengaku, ia melakukan protes karena tak bisa menyekolahkan anaknya di sekolah negeri karena sistem PPDB 2020.

Padahal, dia tidak mampu jika menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

Halaman
123
Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved