Pencurian di Lampung Utara
Tak Pernah Telat Bayar Keamanan, Pemilik Toko Berharap Ada Antisipasi dari Pemerintah Soal Pencurian
Untuk keamanan, dirinya juga sudah membayar uang keamanan salar. Ia juga mengaku tidak pernah telat dalam membayar kewajiban tesebut.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Dari kedua toko tersebut, pelaku pencurian mengambil barang dagangan berupa rokok dan sampo.
Untuk toko 99, jelas Afong pelaku menggasak paling banyak rokok, jumlahnya mencapai 10 bal.
Jika dikalkulasikan kerugian sekitar Rp 20 juta.
“Rokok berbagai macam merek dibawa pelaku, mulai dari Magnum, Sampoerna, Ina Mild,” jelasnya.
Sementara, Hartati pemilik toko kembar menerangkan, pencuri menggasak barang dagangan berupa sampo dengan ukuran botol besar sebanyak 10 buah.
“Kerugiannya gak banyak paling sekitar 1 juta,” kata perempuan berhijab ini, Rabu 15 Juli 2020.
Pelaku Rusak Plafon
Sebanyak dua toko di Pasar Pagi Kotabumi di bobol pencuri, Rabu 15 Juli 2020.
Adapun toko yang dibobol yakni Toko 99 dan Toko kembar.
Pemilik Toko 99 Ko Afong mengatakan dirinya mengetahui tokonya dimasuki pencuri, ketika datang ke toko kondisi sudah berantakan.
Ia diberitahukan oleh Istrinya yang sudah lebih dahulu masuk ke dalam toko.
“Awalnya saya tidak tahu kalau toko kebobolan. Tapi dikasih tau istri barang dagangan sudah berantakan,” ujarnya, saat ditemui di tokonya, Rabu 15 Juli 2020.
Ia memperkirakan pelaku masuk kedalam tokonya melalui plafon.
Pelaku merusak plafon yang sudah diberikan pengamanan berupa gembok.
Plafon sudah di renovasi olehnya berupa papan.