Pencurian di Lampung Utara
Tak Pernah Telat Bayar Keamanan, Pemilik Toko Berharap Ada Antisipasi dari Pemerintah Soal Pencurian
Untuk keamanan, dirinya juga sudah membayar uang keamanan salar. Ia juga mengaku tidak pernah telat dalam membayar kewajiban tesebut.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.Co.ID, KOTABUMI - Kepala sub sektor Kotabumi, Ipda Syamsu Rizal mengatakan pihaknya masih mendata tindak pencurian yang terjadi di pasar Dekon Kotabumi.
“Tadi pagi Saya sudah ke lokasi meminta keterangan korban,” jelasnya, Rabu 15 Juli 2020.
Kemudian, saat ini korban belum melaporkan secara resmi, perihal pencurian tersebut.
Belum diketahui berapa pelaku yang beraksi di toko pasar Dekon tersebut.
Ko Afong, pemilik toko 99 menerangkan dirinya sudah dua kali juga mengalami tindak pencurian.
Pertama kali sekitar delapan tahun yang lalu tokonya di bobol pencuri.
• BREAKING NEWS 2 Toko di Pasar Pagi Kotabumi Dibobol Pencuri, Pelaku Rusak Plafon
• Rekomendasi Disdikbud Lampung, Way Kanan dan Mesuji Boleh Belajar Tatap Muka di Sekolah
• Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor di Lampung Capai Rp 1,49 Triliun
• Prakiraan Cuaca Lampung, Rabu, 15 Juli 2020, Bandar Lampung dan Metro Potensi Hujan
Saat itu pelaku masuk kedalam tempat usahanya dengan cara merusak pintu roling.
“Yang kedua kali hari ini,” jelasnya.
Untuk keamanan, dirinya juga sudah membayar uang keamanan salar.
Ia juga mengaku tidak pernah telat dalam membayar kewajiban tesebut.
“Saya harap pemerintah dapat antisipasi lagi soal pencurian ini,” harapnya.
Sempat Makan Es Krim
Di Toko Kembar, pemilik toko Hartati, mengatakan setelah pelaku masuk kedalam toko, menggasak barang dagangan berupa sampo.
Selain itu, pelaku juga sempat memakan es krim.
“Tadi ada bungkusan es krim di lemari pendingin. Pelakunya sempat makan es krim,” jelasnya.