Breaking News:

Eksekusi Terpidana Fee Proyek Lampura

Keluarga Bupati Nonaktif Lampung Utara Tetap Ajukan Permohonan Jalani Masa Pidana di Lapas Rajabasa

Tak sesuai harapan, pihak keluarga bakal tetap ajukan permohonan agar Agung Ilmu Mangkunegara (AIM) menjalani masa pidana di Lapas Rajabasa.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi - Bupati nonaktif Lampura Agung Ilmu Mangkunegara disambut keluarga saat tiba di PN Tanjungkarang, Senin 24 Februari 2020. Keluarga Bupati Nonaktif Lampung Utara Tetap Ajukan Permohonan Jalani Masa Pidana di Lapas Rajabasa. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tak sesuai harapan, pihak keluarga bakal tetap ajukan permohonan agar Agung Ilmu Mangkunegara (AIM) menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas I Bandar Lampung atau Lapas Rajabasa.

KPK melalui jaksa eksekutor resmi melaksanakan eksekusi terhadap empat terpidana kasus suap fee proyek Lampung Utara, yakni Agung Ilmu Mangkunegara (AIM) Bupati nonaktif Lampura, Raden Syahril paman AIM, Mantan Kadis PUPR Lampura Syahbudin, dan Mantan Kadisdag Lampura Wan Hendri, Selasa (21/7/2020).

Penasihat Hukum AIM, Sopian Sitepu menyampaikan dari awal persidangan saat pembelaan AIM sudah meminta untuk dieksekusi di Lampung.

"Khususnya di Lapas Rajabasa, karena dilihat dari sisi peruntukan Rutan yang hanya sebagai rumah tahanan dan Lapas sebagai lembaga pemasyarakatan yang mana ada pembinaan atas dasar itulah kami minta ke (Lapas) Rajabasa," ujar Sopian Sitepu, Selasa 21 Juli 2020.

Lanjutnya, pihaknya akan tetap melakukan permohonan agar kliennya Agung Ilmu Mangkunegara bisa menjalani pidana di Lapas Rajabasa.

TONTON JUGA:

"Keluarga menyerahkan semua ke Pak Agung dan yang bersangkutan kosul ke kami, pada dasarnya kami tetap dalam aturan dan kami hargai keputusan jaksa, tapi kedepan kami memohon apakah tepatnya pak Agung agar di Lapas," serunya.

"Artinya hari ini bukan hal permanen, tentunya kalau eksekusi akan beralih ke kanwil, maka kami akan bermohon klein kami terbaik ditempatkan di Rutan atau di Lapas," imbuhnya.

 BREAKING NEWS Jaksa Eksekutor KPK Lakukan Eksekusi 4 Terpidana Suap Fee Proyek Lampura

 BREAKING NEWS Jaksa KPK Eksekusi 4 Terpidana Kasus Suap Fee Proyek Lampung Utara

 Bupati Agung Minta Ditahan di Lampung, Begini Kata Hakim

 BREAKING NEWS Basarnas dan BPBD Lamteng Temukan Jenazah Diduga Tenggelam di Sungai Way Seputih

Sementara itu Kepala Rutan Kelas IA Bandar Lampung atau Rutan Way Huwi, Roni Kurnia menuturkan jika memang AIM meminta pindah ke Lapas Rajabasa bisa dimungkinkan dilakukan.

"Bisa sekali (Pindah) pasti, dari pihak keluarga nanti bisa mengajukan surat permohonan ke Rutan lalu dirapatkan dan dikirimkan ke kemenkumham," tandasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved