Berita Nasional
Pembobol Rekening Bank Lampung Dapatkan Data Nasabah dari Data Pemilih KPU
Pelaku pembobol Bank Lampung kemudian memanfaatkan data pemilih milik KPU untuk membuat KTP palsu.
Editor:
wakos reza gautama
Suryadi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika melakukan transaksi perbankan, terutama di mesin ATM.
Setelah melakukan transaksi, Suryadi menyarankan agar bukti transfer tidak ditinggal karena pelaku bisa mengetahui saldo tabungan para nasabah.
Ada baiknya sebelum membuang, bukti transaksi dirusak lebih dulu. (Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pembobolan Rekening Lewat Setruk ATM Disebut Pakai Data Pemilih Milik KPU"