Mobil Ambulans Lakalantas di Balam
Kronologi Mobil Ambulans Alami Lakalantas di Flyover MBK Bandar Lampung
Endi Ekarwan (26), seorang perawat korban lakalantas tunggal mobil ambulans di jalan layang atau flyover MBK, membeberkan kronologis peristiwa itu.
Penulis: kiki adipratama | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUBLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Endi Ekarwan (26), seorang perawat korban lakalantas tunggal mobil ambulans di jalan layang atau flyover MBK, membeberkan kronologis peristiwa tersebut.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Bandar Lampung, Sabtu (8/8/2020) sekira pukul 00:30 WIB. Satu unit mobil ambulans mengalami lakalantas di jalan layang atau flyover Mall Boemi Kedaton (MBK), Bandar Lampung.
Endi mengungkapkan, ia bersama pengemudi ambulans berangkat dari Rumah Sakit Medika Insani menuju RSUDAM pada Jumat (7/8/2020) sekira pukul 23.00 WIB.
Mereka membawa pasien sakit jantung yang dirujuk dari RS Medika Insani Bukit Kemuning ke RSUDAM.
TONTON JUGA:
"Iya saya perawat mendampingi pasien, sementara pasiennya sakit jantung mau dirujuk dan ditemani 2 keluarganya," kata dia.
Menurut Endi, selama perjalanannya dari Lampung Utara menuju ke Bandar Lampung tidak terjadi masalah.
Namun, saat sampai di Bandar Lampung, tepatnya di jalan layang atau flyover MBK, mobil terasa oleng dan seketika menabrak pembatas jalan.
• Mobil Ambulans Ringsek Setelah Alami Lakalantas di Flyover MBK Bandar Lampung
• Bersama Istri, Eks Anggota DPRD Lamtim Diduga Nipu Pengelola Showroom Mobil
• Ketua KPK Firli Bahuri: Jangan Ada Lagi OTT di Lampung
• Mulai Hari Ini, Peserta Tes SKB CPNS 2019 Bisa Cetak Kartu
"Di perjalanan sih aman-aman saja, malah di sini di deket MBK itu mobil tiba-tiba oleng dan nabrak pembatas jalan," ujarnya.
Endi pun menduga bila pengemudi mobil ambulans itu dalam keadaan mengantuk.
"Ia mungkin (sopir) ngantuk karena udah malam juga. Tapi ya gatau juga," terangnya.
Lebih lanjut Endi menjelasakan, saat kecelakaan terjadi seketika dirinya tak sadarkan diri.
Saat sadar, Endi sudah dalam ruang Kutilang RSUDAM menjadi pasien akibat kecelakaan tersebut.
"Pas kecelakaan gak sadar, tau-tau udah di Rumah Sakit aja," kata dia.
Untuk diketahui, pasien yang rujukan RS Medika Bukit Kemuning bernama Kustanti (56) warga bukit Kemuning.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/1-korban-lakalantas-ambulans-di-flyover-mbk-akan-jalani-operasi-patah-tulang-kaki-kiri.jpg)