Tribun Bandar Lampung

KALA Edukasi Wisata Astronomi, Wadah Pencinta Ilmu Astronomi di Lampung

Terbentuknya komunitas ini atas dasar banyaknya minat masyarakat terhadap dunia astronomi pada event astronomi.

Tayang:
Penulis: Debby Rizky Susilo | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Anggota KALA. KALA Edukasi Wisata Astronomi, Wadah Pencinta Ilmu Astronomi di Lampung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komunitas Astronomi Lampung (KALA) merupakan komunitas pertama di Lampung yang lingkupnya di bidang astronomi.

Ketua Umum KALA Warid Zul Ilmi mengatakan, terbentuknya komunitas ini atas dasar banyaknya minat masyarakat terhadap dunia astronomi pada event astronomi.

Hal tersebut membuat KALA menjadi wadah berkumpulnya pecinta astronomi untuk berbagi dan belajar tentang dunia astronomi.

"Pada 9 April 2017 KALA dibentuk oleh beberapa mahasiswa dan tenaga didik di Institut Teknologi Sumatera. Pembentukan KALA dipelopori oleh volunteer asisten teleskop OAIL tahun 2017, sehingga KALA bekerjasama dengan Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) selaku UPT yang memayungi secara legal," jelas Warid, Minggu (9/8/2020).

Sesuai dengan visinya, KALA dapat menjadi fasilitator masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan tentang ilmu astronomi, khususnya mengenai fenomena-fenomena alam yang terjadi di bumi.

TONTON JUGA:

"Di KALA yang merupakan komunitas ilmu sains terutama astronomi dapat meningkatkan edukasi masyarakat dalam bidang pendidikan yang menjadi penghubung bagi masyarakat dalam mengembangkan pengetahuan yang ada pada tiap kelompok maupun individu. Peran komunitas ini yakni memberikan pengaruh positif kepada masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan tentang sains astronomi," ujar Warid.

Selalu Sedia Kotak P3K di Motor, Komunitas IEA Lampung Bergerak di Bidang Sosial

Diduga Bawa Sabu, Seorang Pria Diamankan Patroli Walet Sat Sabhara Polres Lampura

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 10 Agustus 2020

DPRD Metro Minta Pedagang Pasar Margerejo Bayar Retribusi

Sekretaris Eksternal KALA Mita Septiana mengatakan, untuk mencapai peran komunitas, mereka menjalankan kegiatan seputar ilmu angkasa itu.

Di antaranya adalah edukasi wisata astronomi, star party, diskusi tentang sains astronomi, dan penggerakan sosial dan lingkungan.

"Edukasi wisata kita datang ke sekolah yang tidak mampu. Sementara ini baru di sekolah dasar, jadi sekolah yang belum berkesempatan ke Itera untuk belajar astronomi karena masalah finansial, kami bisa datang untuk edukasi ilmu astronomi.

Ada juga pengamatan fenomena langit yaitu star party. Di star party kami mengamati peristiwa yang terjadi di langit seperti hujan meteor, gerhana, dan lain-lain," jelasnya.

Selain itu juga mengadakan diskusi astronomi dalam bentuk pertemuan untuk bertukar pikiran dan ilmu bersama anggota dan astronomi amatir lainnya.

Pada diskusi ini juga biasanya ada pemantik atau pembicara yang kredibel seperti dosen-dosen astronomi dan penggiat komunitas di luar Lampung.

Ia juga menambahkan gerakan sosial dan lingkungan KALA lakukan dengan ikut andil dalam beberapa penyelenggaraan acara seperti event World Clean Up Days, Earth Hours , dan juga membuat donasi.

Bekerja Sama dengan OAIL

Kegiatan seperti pengamatan hilal dan gerhana yang terjadi di langit Komunitas Astronomi Lampung bekerja sama dengan Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) yang sekaligus menjadi payung komunitas KALA.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved