Tribun Bandar Lampung
UIN Raden Intan Lampung Kukuhkan 5.069 Mahasiswa Baru TA 2020-2021 Secara Virtual
Pengukuhan mahasiswa baru ini berlangsung secara virtual yang ditayangkan melalui kanal YouTube dan fanpage Facebook UIN Raden Intan Lampung.
Penulis: Muhammad Hardiansyah Kusuma | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Muhammad Hardiansyah Kusuma
TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Moh Mukri mengukuhkan secara resmi sebanyak 5.069 mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 pada, Jumat (25/9/2020) .
Pengukuhan mahasiswa baru ini berlangsung secara virtual yang ditayangkan melalui kanal YouTube dan fanpage Facebook UIN Raden Intan Lampung.
Sebelum dikukuhkan, mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) secara daring yang berlangsung selama 3 hari.
Saat kegiatan pengukuhan, mahasiswa juga membacakan pakta integritas sebagai komitmen menjadi mahasiswa UIN Raden Intan Lampung.
“Apa yang ada di pakta integritas adalah sebuah komitmen untuk prasyarat terselenggaranya kampus UIN yang menebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin, Islam yang santun, Islam yang membawa kedamaian, Islam yang merangkul bukan yang memukul,” tegas Prof Moh Mukri melalui rilis yang diterima Tribunlampung.co.id.
Menurutnya, hal tersebut harus menjadi komitmen, bukan sekedar diucapkan tetapi menjadi perilaku.
• UIN Raden Intan Lampung Gelar PBAK 2020 untuk Mahasiswa Baru Melalui Daring
• Rycko, Kohar, Eva Mengaku Senang, Dapat Nomor Urut Sesuai Filosofi
Prof Moh Mukri mengungkapkan, PBAK dan kuliah daring ini hanya jarak fisik, tetapi hati dan tujuan satu yaitu untuk terselenggaranya kebaikan, kemajuan dan kualitas yang diinginkan bersama.
Dalam masa pandemi Covid-19, dia juga mengingatkan untuk membangun kesadaran penerapan protokol kesehatan.
“Kita menjadi pionir, kita (harus) menunjukkan kepada dunia, UIN Raden Intan Lampung punya kesadaran yang tinggi. Kegiatan (daring) ini diselenggarakan untuk menjaga dan menyelamatkan nyawa manusia,” ungkap Prof Moh Mukri.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa nyawa manusia harus diatas segala-galanya.
“Menjaga keselamatan jiwa orang lain Itu hukum tertinggi. Tidak ada hukum di muka bumi ini lebih tingggi ketimbang mengutamakan keselamatan orang,” jelas Prof Moh Mukri.
Ia berharap kepada para mahasiswa agar dapat menjadi generasi yang bermanfaat bagi keluarga, bangsa, dan masyarakat.
Melalui PBAK, mahasiswa diberikan materi tentang visi, misi, program dan tujuan UIN Raden Intan Lampung mulai dari tingkat universitas sampai ke program studi.
Hal ini guna memberikan arah dan informasi dalam menunjang kelancaran serta keberhasilan studi.
Mahasiswa juga dikenalkan dengan tri darma perguruan tinggi dan aktivitas kemahasiswaan melalui organisasi kemahasisswan (ormawa) atau penelusuran minat dan bakat.
Selain itu, peserba PBAK dibekali materi tentang Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama serta Wawasan Penangkalan dan Bahaya Narkoba.
(Tribunlampung.co.id/Muhammad Hardiansyah Kusuma)