Banjir di Tanggamus

Ikut Berduka, Bupati Tanggamus: Tahun Ini Sudah 3 Kali Banjir di Semaka

Bupati Tanggamus Dewi Handajani ikut duka atas musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa warga Kecamatan Semaka.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Tri
Antrean kendaraan di Jalinbar ruas Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Tanggamus, Kamis (17/9/2020). 

Lalu ada pohon tumbang dan tiang listrik miring.

Selain ekskavator, dua mobil pemadam kebakaran juga diterjunkan untuk menyemprotkan lumpur dari permukaan jalan.

Usaha itu agar jalan tidak licin dan hindari kendaraan tergelincir.

Selanjutnya petugas PLN juga menangani perbaikan tiang listrik yang miring.

Sebab kabel-kabelnya bergelayutan rendah di atas jalan. Hal itu menghalangi kendaraan.

Ekskavator diterjunkan untuk membuka Jalinbar ruas Pekon Sedayu, Tanggamus, Kamis (17/9/2020).

Pasca dilanda banjir, kondisi Jalan Lintas Barat ruas Pekon Way Kerap, Sedayu, Kecamatan Semaka, Tanggamus belum sepenuhnya lancar.

Dari pantauan Tribunlampung.co.id, Kamis (17/9/2020) sampai pukul 10.00 WIB, petugas masih menyingkirkan material banjir yang menutupi beberapa titik pada ruas dua pekon itu.

Kondisi terberat berada di Pekon Sedayu karena tingginya material banjir berupa lumpur dan bebatuan.

Material jalan memenuhi sebagian besar permukaan jalan.

Sedangkan di ruas Pekon Way Kerap, ada lima titik jalan yang permukaannya tertutup material banjir.

Namun kendaraan masih bisa melintas.

Sampai di ruas Pekon Sedayu, semua kendaraan tertahan akibat material banjir.

Sedangkan ruas jalan ke Sedayu Atas kondisinya masih licin, sehingga kendaraan hanya bisa merayap.

"Untuk saat ini jalan belum lancar, dan kami terus berusaha mengatur kendaraan agar bergantian," kata Kapolsek Semaka Inspektur Satu Heri Yulianto.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved