Banjir di Tanggamus

Jalinbar Tanggamus Tak Bisa Dilewati Akibat Banjir di Semaka

Jalan lintas barat ruas Pekon Way Kerap, Sedayu, Kecamatan Semaka tertutup dan tidak bisa dilewati kendaraan.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: wakos reza gautama
tribun lampung/tri yulianto
Banjir Landa 4 Pekon di Kecamatan Semaka Tanggamus 

"Semua kendaraan tidak bisa lewat, mungkin cuma sepeda motor, itu saja harus hati-hati karena licin," kata Rizki, warga Pekon Way Kerap.

Untuk saat ini belum bisa dipastikan kapan jalan bisa terbuka lagi karena perlu alat berat untuk menyingkirkan material yang terbawa banjir.

Sekkab Tanggamus Tinjau Lokasi Banjir

Sekretaris Kabupaten Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis langsung meninjau lokasi banjir di Kecamatan Semaka dan menyerahkan bantuan bahan pokok.

Menurut Lubis, sampai saat ini belum diketahui pasti seberapa parah dampak banjir, untuk gambaran pastinya banjir sudah genangi rumah warga dan material banjir tutup jalinbar.

"Kami belum mendapat data pasti berapa rumah yang terendam banjir dan rumah yang rusak. Dan yang jelas jalan lintas sekarang tidak bisa dilewati," kata Lubis.

Selanjutnya untuk bantuan bahan pokok, sementara ini diserahkan 130 paket, di dalamnya ada beras 5 kg per paket. Harapannya bantuan sementara ini dimanfaatkan dahulu.

Ia mengakui bencana banjir kembali terjadi di tempat yang sama dengan lokasi banjir pada awal Agustus lalu. Dan selanjutnya akan ditangani secepatnya.

Turunkan Alat Berat

Alat berat secepatnya dikirimkan membuka akses jalan lintas barat (jalinbar) ruas Kecamatan Semaka yang tertutup material banjir.

Hal itu dijelaskan Sekkab Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis yang meninjau langsung lokasi bencana di beberapa pekon di Kec. Semaka.

"Sepeti kita ketahui bersama saat ini jalan lintas tidak bisa dilewati, secepatnya alat berat dikirimkan ke sini untuk membuka akses jalan," kata Lubis didampingi Dandim 0424 Tanggamus Letkol Info Arman Aris Sallo.

Selanjutnya akan dihitung berapa kebutuhan alat berat yang diperlukan.

Sebab kebutuhannya untuk membuka akses jalinbar dan menutup tanggul beberapa sungai.

Ia berharap dengan diketahui kebutuhan alat berat maka secepatnya alat berat bekerja untuk menangani dampak banjir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved